Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Teori Kontingensi dalam Pengambilan Keputusan Manajerial pada UMKM Afifi Nudita; Suwandi
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wvxf7766

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai jenis bisnis yang fleksibel dan aktif sering kali menemui kesulitan saat harus membuat keputusan manajerial yang tepat akibat pengaruh dari lingkungan eksternal yang selalu berubah. Menurut teori kontingensi, efektivitas suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh keselarasan antara gaya kepemimpinan, struktur organisasi, dan kondisi lingkungan. Artikel ini membahas bagaimana teori kontingensi diterapkan dalam konteks UMKM, serta menekankan betapa pentingnya keselarasan strategi dengan situasi spesifik yang dihadapi oleh organisasi. Analisis yang dilakukan memperlihatkan bahwa keputusan manajerial yang memperhitungkan variabel situasional seperti keadaan pasar, teknologi, dan karakteristik karyawan dapat meningkatkan efektivitas dan daya saing UMKM. Oleh karena itu, teori kontingensi bisa berfungsi sebagai panduan praktis bagi pemimpin UMKM dalam menyusun pendekatan manajerial yang adaptif.
Relevansi Teori Sistem Terbuka dalam Dinamika Organisasi Masa Kini Fina Berliana Azkiya; Afifi Nudita; Nadya Ananda Putri; Sandra Nufadila Setia; Suwandi
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/631rme07

Abstract

Perkembangan lingkungan eksternal yang semakin kompleks dan dinamis menuntut organisasi untuk lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan. Teori sistem terbuka menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk memahami dan mengelola dinamika organisasi masa kini. Teori ini memandang organisasi sebagai entitas yang senantiasa berinteraksi dengan lingkungannya, baik dalam bentuk input, proses, maupun output. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi teori sistem terbuka dalam konteks organisasi modern, khususnya dalam hal inovasi, pengambilan keputusan, dan manajemen perubahan. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur, ditemukan bahwa penerapan prinsip-prinsip sistem terbuka dapat meningkatkan fleksibilitas organisasi, memperkuat kapabilitas belajar, serta mendorong kolaborasi lintas batas. Temuan ini menunjukkan bahwa teori sistem terbuka tidak hanya relevan, tetapi juga krusial bagi keberlangsungan organisasi di tengah ketidakpastian dan disrupsi yang terus berlangsung.