Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan narasi alam pada tradisi lisan ‘Bejinisme’ Hutan Wonosadi dengan pendekatan ekokritik sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ekokritik Suwardi Endraswara. Subjek penelitian ini adalah tradisi “bejinisme’ yang berjudul mitos rumah roboh, mitos mencuri buah-buahan, mitos sumber mata air pok blembem, serta larangan asusila. Objek penelitian ini adalah narasi alam. Pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan dengan teknik pengelolaan data observasi langsung, wawancara, studi literatur. Pengelolaan data dilakukan adalah data hasil informasi dari wawancara, memanfaatkan dokumen-dokumen Desa Beji, dan sumber berupa jurnal, skripsi, dan website. Hasil penelitian ditemukan narasi alam tradisi “Bejinisme” berbentuk etika lingkungan dari mitos dan kepercayaan setempat Etika lingkungan tersebut berupa sikap Masyarakat yang peduli dan menjaga Hutan Wonosadi dengan tidak mencuri pohon sebarangan, tidak mengambil buah tanaman berlebihan, dan tidak mengkotori sumber mata air. Masyarakat percaya apabila melangar larangan akan terjadi hal-hal yang membahayakan dan mencelakai diri mereka.
Copyrights © 2025