Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara pemahaman administratif kepala madrasah dan penerapan nilai-nilai Islami secara konsisten dalam praktik kepemimpinan serta tata kelola lembaga. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Berbasis Nilai-Nilai Islami untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan kepala madrasah di Kabupaten Majalengka. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan sepuluh kepala madrasah tsanawiyah sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu identifikasi kebutuhan, pengembangan sistem, serta pendampingan dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi angket pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman nilai-nilai manajemen Islami, serta lembar observasi perilaku kepemimpinan selama pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman nilai-nilai Islami sebesar 27%, dengan perubahan perilaku kepemimpinan yang lebih partisipatif, adil, dan berorientasi spiritual. Nilai syura (musyawarah) dan ‘adl (keadilan) menjadi aspek paling dominan dalam penerapan manajemen madrasah, sementara nilai istiqamah memperkuat kedisiplinan dan konsistensi pelaksanaan program. Secara kelembagaan, sistem ini membentuk tata kelola madrasah yang lebih kolaboratif dan transparan. Kesimpulannya, penerapan Sistem Manajemen Berbasis Nilai-Nilai Islami terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi konseptual, moral, dan spiritual kepala madrasah, serta berpotensi menjadi model pembinaan kepemimpinan berkelanjutan yang adaptif terhadap konteks lokal.
Copyrights © 2022