Tidak dapat dipungkiri bahwa kurangnya implementasi teologi misi terhadap pelayanan jemaat serta anak-anak jalanan di kabupaten jayawijaya baik itu secara tradisional maupun holistik atau menyeluruh. Menariknya, permasalahan yang muncul ke permukaan memberikan stimulus serta afektif kepada penulis tentang pentingnya implementasi teologi misi terhadap anak-anak jalanan yang ada di kabupaten jayawijaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode kualitatif deskriptif, serta pendekatan melalui studi lapangan yang dilakukan tak lain untuk menemukan sebuah fakta yang ada di kota wamena, kabupaten jayawijaya, selain itu studi pustaka dilakukan untuk menemukan sebuah gagasan yang berujung pada solusi terhadap masalah yang diteliti. Penulisan jurnal ini menawarkan gagasan yang aksesibel, serta pendapat yang semestinya ditelaah serta diaplikasikan oleh para tokoh teologi misi yang ada di kabupaten jayawijaya tersebut, diantaranya pendekatan yang berusaha mengintegrasikan pemahaman spiritual dengan kebutuhan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, berfokus pada penginjilan, serta aspek-aspek lain yang berkaitan dengan keadilan sosial, pengembangan manusia, dan transformasi komunitas, sehingga Teologi misi yang dipraktikkan dengan baik dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam kehidupan anak-anak yang terpinggirkan tersebut.
Copyrights © 2025