Perkerasan jalan merupakan lapisan perkerasan yang terletak di antara lapisan tanah dasardan roda kendaraan, yang berfungsi memberikan pelayanan kepada sarana transportasi, dan selama masa pelayanannya diharapkan tidak terjadi kerusakan yang berarti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bentuk campuran aspal beton dalam kondisi terendam air hujan dan mengevaluasi pengaruh waktu rendaman terhadap bentuk campuran aspal beton. Untuk pembuatan benda uji digunakan presentase agregat kasar 10%, medium 30%, dan halus 60%. Kadar optimum yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5,67%. Hasil Pengujian Aspal AC-WC dengan kadar aspal 5,67% adalah VMA = 14,7 %, VIM = 5,7 %, Stabilitas = 2738 kg, VFB = 79,6 %, Density = 2,32 (gr/cm3), Flow = 3,9 mm dan MQ =691,6 (kN/mm). Untuk waktu perendeman yang singkat, menyebabkan campuran aspal mengalami pemadatan yang mengakibatkan nilai kelelehan menjadi lebih kecil dan nilai MQ menjadi lebih besar. Untuk waktu perendaman yang lama, stabilitas campuran aspal semakin kecil, dan sampel menjadi lebih lentur yang ditandai dengan nilai MQ yang semakin kecil dan kelelehan semakin besar. Kata Kunci: AC - WC, Uji Marshall, Air Hujan
Copyrights © 2025