Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Substitusi Limbah Plastik HDPE Sebagai Agregat Halus Terhadap Stabilitas dan Kelelehan Pada Aspal AC-WC Mareno, Richard; Kumita, Kumita; Azizah, Cut; Zuraihan, Zuraihan; Iqbal, Deni
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v10i2.5417

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi yang sangat penting namun kerap terjadi kerusakan pada lapis perkerasan jalan (AC–WC) seperti retak dan berlubang akibat beban kendaraan semakin hari semakin meningkat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka limbah plastik HDPE (High Density Polyethylene) dapat dijadikan campuran aspal beton AC–WC. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik campuran aspal beton AC-WC yang disubstitusi limbah HDPE sebagai agregat halus terhadap nilai stabilitas dan kelelehan. Penelitian ini dimulai dengan melakukan pemeriksaan terhadap gradasi campuran, dilanjutkan dengan perancangan dan pembuatan benda uji dengan variasi kadar aspal untuk penentuan kadar aspal optimum (KAO). Selanjutnya pembuatan benda uji dengan limbah HDPE sebagai agregat halus, lalu diakhiri dengan analisa data hasil pengujian Marshall. Karakteristik campuran aspal penetrasi 60/70 terhadap sifat fisis aspal dan agregat sudah memenuhi spesifikasi dan dapat digunakan sesuai dengan yang disyaratkan oleh Bina Marga 2018. Karakteristik campuran aspal dengan substitusi HDPE terhadap nilai stabilitas dan kelelehan sudah memenuhi persyaratan Bina Marga 2018. Hal ini menandakan bahwa penggunaan HDPE pada campuran aspal sudah lebih kuat dalam menahan beban dari lalu lintas dengan deformasi yang kecil. Persentase variasi HDPE yang maksimum diperoleh pada substitusi 7% dengan nilai stabilitas sebesar 1191,14 kg dan nilai kelelehan sebesar 2,77 mm.
Analisa Anggaran Pelaksanaan Pembangunan Jalan Ulee Jalan-Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan (Tahap IV) (Doka) Iqbal, Deni; Kumita
Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi Vol 8 No 2: Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi, Juli, 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/rkt.v8i2.2695

Abstract

Peningkatan Struktur Jalan Ulee Jalan-Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen sepanjang 1,7 km. Sumber dana untuk proyek peningkatan struktur jalan Ulee Jalan-Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen berasal dari dana APBK Kabupaten Bireuen tahun anggaran 2022 yaitu sebesar Rp. 3.232.153.000,- (Tiga milyar dua ratus tiga puluh dua juta seratur lima puluh tiga ribu rupiah) dengan nomor kontrak 620/05.19/SP/PEMB/BM/VI/2022 tanggal 30 juni 2022 yang dilaksanakan oleh CV. KATANA JAYA. Biaya ini sudah termasuk didalamnya Ppn, Pph, Overhead, dan Profit. Sehingga dalam perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) ini perlu pemisahan dari biaya-biaya tidak langsung tersebut (indirect cost). Lokasi Proyek peningkatan struktur jalan Ulee Jalan-Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen yang berjarak 17 Km dari Keude Matangglumpangdua. Perhitungan estimasi biaya pelaksanaan bertujuan untuk mengetahui berapa besar harga rencana anggaran biaya pelaksanaan menggunakan metode analisis harga satuan pekerjaan (AHSP) bidang pekerjaan umum Direktorat Jendral Bina Marga (2018). Perhitungan meliputi perhitungan biaya langsung (biaya material, biaya tenaga kerja, biaya peralatan) dan biaya tidak langsung (biaya kontingensi, tax, profit). Penulis menggunakan Metode yang digunakan dalam menganalisis data mangacu pada pedoman analisis harga satuan pekerjaan (AHSP) bidang pekerjaan umum Direktorat Jendral Bina Marga tahun 2018. Menurut analisis perhitungan yang telah di hitung pada peningkatan struktur Jalan Ulee Jalan-Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen dengan anggaran yang telah tertera pada kontrak kerja Perencanaan dengan nilai kontrak Rp. 3.232.153.000,- didapatkan keuntungan dari biaya pelaksanaan sebesar Rp. 340.537.000,- untuk model 1, Rp. 32.254.000,- untuk model 2 dan Rp. 372.797.000,- untuk model
Karakteristik Campuran Aspal Beton Dengan Substitusi Limbah Ethylene Vinyl Acetate Menggunakan Gradasi Terbuka Iqbal, Deni; Ramadhani, Fajria
Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi Vol 6 No 1: Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi, Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.034 KB) | DOI: 10.51179/rkt.v6i1.1042

Abstract

Jalan yang tidak memiliki fasilitas drainase yang baik di beberapa daerah khususnya di Aceh yang sering tergenang banjir pada saat musim hujan dapat membuat kekuatan bahan dari campuran aspal semakin lama semakin berkurang, serta dapat menimbulkan kerusakan pada bagian perkerasan jalan seperti terkikisnya lapisan permukaan jalan, hal tersebut membuat permukaan aspal menjadi kasar ditambah dengan kemampuan menerima beban pada kendaraan yang melintas dapat membuat aspal rusak dalam waktu yang relatif singkat, Untuk itu perlu adanya inovasi dengan menggunakan alternatif bahan pengganti seperti limbah Ethylene Vinyl Acetate (EVA), Modifikasi aspal penetrasi 60/70 bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran aspal beton AC-WC yang disubstitusi limbah EVA. Serta bertujuan untuk mengetahui persentse substitusi EVA yang menghasilkan karakteristik optimum pada gradasiterbuka. Pada penelitian ini parutan limbah EVA disubstitusikan sebanyak 1,5%, 2,5%, dan 3,5% terhadap berat aspal. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu karakteristik campuran aspal dengan substitusi EVA menggunakan gradasi terbuka belum memenuhi persyaratan Bina Marga 2010 revisi 3 (2014) pada nilai VIM yaitu pada substitusi 3,5%EVA, Sedangkan untuk nilai stabilitas, flow, MQ, density, VFA dan VMA sudah memenuhi persyaratan Bina Marga 2010 revisi 3 (2014).. Persentase variasi EVA optimum pada gradasi terbuka diperoleh pada substitusi 1,5%.
Analisa Tingkat Kerusakan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) [Studi Kasus: Jalan BTS Kota Lhokseumawe – Aceh Utara] Iqbal, Deni; Suhaimi, Suh; Ardian, Rizki
Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi Vol 6 No 2: Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1297.712 KB) | DOI: 10.51179/rkt.v6i2.1371

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memiliki peranan penting pada sektor perhubungan darat, yang mendukung kesinambungan distribusi barang dan jasa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi disuatu daerah. Mengingat daerah tersebut merupakan kawasan industri.Ruas jalan raya BTS Kota Lhokseumawe – Aceh Utara sepanjang 2,00 km mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Oleh sebab itu dibutuhkan penelitian untuk mengetahui kondisi permukaan jalan dengan melakukan pengamatan secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan pada permukaan jalan dan mengetahui nilai kondisi kerusakan perkerasan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PCI (Pavement Condition Index). Prosedur analisa data metode PCI ialah dengan menetapkan deduct value (m), menentukan CDV maksimum (Corrected deduct value), kemudian metode PCI merangking kondisi perkerasan dari nilai 0 hingga 100.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas Jalan BTS Kota Lhokseumawe - Aceh Utara yaitu kerusakan Lubang (Pothole), Retak Kulit Buaya (Alligator Cracking), Alur (Rutting), Retak Memanjang (Longitudinal Cracks), Pelepasan Butir (Raveling), dan Amblas (Depression). Dari sepanjang 2,00 km kerusakan yang sering dijumpai adalah Retak Kulit Buaya (Alligator Cracking), dengan total kerusakan 46, di ikuti kerusakan Pelepasan Butir (raveling) total kerusakan 22. Amblas (depression) total kerusakan 18. Lubang (Pothole) total kerusakan 16. Alur (Rutting) total kerusakan 9. Retak Memanjang (Longitudinal Cracks) total kerusakan 14. Jumlah total kerusakan dari 6 jenis kerusakan tersebut adalah 79 titik. Berdasarkan rekomendasi dari metode PCI (Pavement Condition Index) diperoleh kondisi kerusakan rata-rata ruas Jalan BTS Kota Lhokseumawe - Aceh Utara adalah sebesar 38,41% (jelek). Prioritas penanganan yang tepat dilakukan setelah mengetahui nilai PCI sebesar 38,41% yaitu perbaikan peningkatan jalan dan melakukan peninjauan kembali terhadap daya dukung tanah dasar.
Analisis Kinerja Jalan Berdasarkan Metode MKJI 1997 Pada Jalan Sinar Peusangan Matangglumpangdua Iqbal, Deni
Jurnal Vokasi Manajemen Dan Rekayasa Infrastruktur Sipil Vol. 1 No. 1 (2024): JULI-DESEMBER 2024
Publisher : Teknik Sipil Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jvmatriks.v1i1.1

Abstract

Road performance analysis based on the 1997 MKJI method as information to help solve the performance problems of the Sinar Peusangan road. Road performance studies based on the 1997 MKJI method are considered necessary to overcome the density of vehicle flow that occurs during rush hour and road sections and several problems found in this road corridor include the development of land use activities that cause movement pulls, disturbances from pedestrians, stopped goods transportation, and parking on the road body which ultimately causes passing vehicles to reduce vehicle speed and has an impact on the emergence of congestion. The purpose of this study is to determine the performance of the Sinar Peusangan road section at this time whether or not it has met road performance standards. Based on the results of the study, it was obtained that the peak morning traffic volume occurred on Monday at 07:00-10:00 which was 121 pcu/hour, the afternoon peak hour occurred on Tuesday at 11:00-15:00 which was 202 pcu/hour and the afternoon peak hour on Tuesday at 15:00-18:00 which was 122 pcu/hour. The side barriers of Jalan Sinar Peusangan are 329.1 SF/hour with a medium class (M) with special conditions, namely industrial areas with shops on the side of the road (300-489). The capacity of Jalan Sinar Peusangan is 1817 smp/hour with a traffic flow on Tuesday of 444 smp/day, the degree of saturation is 0.24, while the lowest day is Monday with a traffic flow of 395, the Degree of Saturation is 0.21.
PENGARUH LAMA RENDAMAN KOTORAN SAPI TERHADAP DURABILITAS CAMPURAN ASPAL BETON MENGGUNAKAN ASPAL PEN.60/70 YANG DI SUBSTITUSI LIMBAH ETHYLENE VINYL ACETATE (EVA) Iqbal, Deni; Saleh, Sofyan M.; Yunus, Yuhanis
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v1i3.9996

Abstract

Abstract: The main reasons for the damage and decrease of strength in the flexibel pavement of the highway is the low in strength and durability in Asphalt Concrete wearing Course (AC-WC). In Aceh, many cow dung are littered on the highway. Cow dung is alleged impact on damage to highways that can weaken the ability of the asphalt viscosity and cause small holes in the asphalt. This study, the substitution polymer used is a waste material Ethylene Vinyl Acetate (EVA) on the AC-WC which were soaked with cow dung. This study aims to determine the effect of immersion duration of cow dung on the durability of concrete asphalt mixture using asphalt pen. 60/70 with substitution grated Ethylene Vinyl Acetate (EVA) polymer waste 1.5%, 2.5%, 3.5% in the asphalt with asphalt pen 60/70 weight ratio, as well as determine the effect of plain water immersion and cow dung with a variation of 30 minutes, 24 hours, and 48 hours on the stability of asphalt modification with EVA. The results, the best stability values without substitution with palin water immersion is 1181.93 kg, the best stability for EVA on a percentage of 1.5%, is 1920.68 kg. The parameter values for substitution without and with EVA produced in the form of stability, flow, MQ, density, VIM, VMA, and VFA still meet the specification requirements of Bina Marga 2014. The value of durability without substitution with plain water immersion is 90.8% by soaking into cow dung, the value of the durability of the EVA percentage variation is 97.20%, and has met the prescribed Bina Marga specifications 2014 which 90%.Abstrak: Salah satu alasan utama kerusakan dan penurunan kekuatan pada perkerasan lentur jalan raya adalah rendahnya kekuatan dan keawetan pada lapisan aus (AC-WC). Pada beberapa daerah di Aceh banyak dijumpai kotoran sapi yang berserakan di jalan raya. Kotoran sapi tersebut diduga berdampak pada kerusakan jalan raya dan dapat melemahkan kemampuan lekatan aspal. Pada penelitian ini polimer tambahan yang digunakan adalah material limbah Ethylene Vinyl Acetate (EVA) pada campuran laston lapis aus (AC-WC) yang direndam dalam kotoran sapi. Ethylene Vinyl Acetate (EVA) dalam campuran aspal tersebut dapat meningkatkan kekuatan dan keawetan pada lapisan aus (AC-WC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama rendaman kotoran sapi terhadap durabilitas campuran aspal beton menggunakan aspal pen. 60/70 dengan tambahan parutan limbah polimer Ethylene Vinyl Acetate (EVA) 1,5%, 2,5%, 3,5%. Dari hasil penelitian didapatkan nilai stabilitas terbaik tanpa substitusi rendaman kotoran sapi yaitu 1181,93 kg, stabilitas terbaik untuk Ethylene Vinyl Acetate (EVA) pada persentase 1,5% yaitu 1920.68 kg. Nilai parameter untuk tanpa dan dengan substitusi Ethylene Vinyl Acetate (EVA) yang dihasilkan berupa stabilitas, flow, MQ, density, VIM, VMA, dan VFA masih memenuhi persyaratan spesifikasi Bina Marga tahun 2014. Nilai durabilitas tanpa substitusi yaitu sebesar 90,8% dengan rendaman kotoran sapi, nilai durabilitas dengan variasi persentase Ethylene Vinyl Acetate (EVA) sebesar 97,06%, dan telah memenuhi spesifikasi yang ditentukan Bina Marga tahun 2014 yaitu 90%.
KARAKTERISTIK MARSHALL AC-WC MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER Iqbal, Deni; Kumita, Kumita; Munandar, Aris
Tameh Vol. 14 No. 1 (2025): Tameh: Journal of Civil Engineering
Publisher : University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/tameh.v14i1.272

Abstract

Jalan dibangun bertujuan sebagai penghubung antara satu wilayah dengan wilayah laiinnya. Banyak kerusakan jalan yang  disebabkan oleh kurang  baiknya  mutu material yang digunakan. Berdasarkan permasalahan tersebut, sekarang banyak diteliti bahan tambah dari material-material lokal untuk memodifikasi sifat-sifat aspal dalam campuran laston sehingga dapat meningkatkan stabilitas perkerasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai karakteristik Marshall jika digunakan bahan tambah lokal yang diambil dari limbah. Bahan yang digunakan pada penelitian sebagai bahan substitusi pada campuran laston AC-WC adalah abu tempurung kelapa sebagai filler. Material lokal seperti tempurung kelapa diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal salah satunya sebagai filler pada perkerasan jalan berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi 2 (2018) Penelitian menggunakan tempurung kelapa dengan variasi kadar abu tempurung kelapa sebesar 0%, 15%, 30%, 45%, 60% dari berat filler lolos saringan nomor 200. Berdasarkan evaluasi terhadap karakteristik Marshall AC-WC menggunakan substitusi abu tempurung kelapa sebagai filler dengan kadar aspal optimum 5,76%, maka dapat diketahui persentase terbaik terdapat pada substitusi 15% abu tempurung kelapa dengan nilai stabilitas 1410 kg, nilai MQ 400,49 kg/mm, VIM 4,3 %, VMA 15,9% , flow 3,58, density 2,313, dan nilai VFB 73%. Nilai Parameter Marshall dengan  menggunakan substitusi abu tempurung kelapa sebagai filler semuanya masih memenuhi persyaratan spesifikasi Bina Marga tahun 2018.
Implementasi Algoritma Welch-Powell dan Algoritma Floyd Warshall untuk Pembagian Lokasi Objek Wisata dalam Mencari Rute Terpendek Menuju Objek Wisata Kota Jambi Iqbal, Deni; Rozi, Syamsyida; Rarasati, Niken
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i8.1353

Abstract

Kegiatan ekonomi sering mengalami disparitas (ketimpangan) dalam pembangunan wilayah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah mana yang mengalami ketimpangan pembangunan. Penelitian ini menggunakan data acuan Produk Domestik Regional Bruto dan Jumlah Penduduk diwilayah Jawa dan Bali, dengan rentang tahun 2011 – 2022. Adapun metode pengukuran disparitas pembangunan dengan menggunakan Indeks Theil One Stage dan Two Stage. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketimpanngan diwilayah Jawa dan Bali terjadi disebagian besar di Jawa Timur dan Bali. Dengan kecenderungan trend peningkatan (convergen). Sehingga teori Hypotesa Neo-klasik sejalan terhadap penelitian ini. Dan ketimpangan dalam wilayah (Whitin Region) memiliki nilai ketimpangan yang tinggi yakni 210% - 146% dari tahun 2019 –2022. Sedangkan dari tahap kedua 47% - 46%.
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN JALAN AKSES PON XXI ACEH – SUMUT TAHUN 2024 DI KABUPATEN ACEH BESAR Fajri, Al; Kaifan, Andrian; Iqbal, Deni
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 7, No 01 (2024): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan geometrik jalan merupakan bagian dari perencanaan jalan secara keseluruhan dimana perencanaan geometrik jalan menitikberatkan kepada perencanaan dalam bentuk fisik jalan itu sendiri. Hasil desain alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal Jalan Akses ke lokasi PON XXI tahun 2024 dengan menggunakan software AutoCAD Civil 3D, hasil perhitungan tebal perkerasan Jalan dengan menggunakan Manual Tebal Perkerasan Jalan Tahun 2017. Metode Perencanaan Geometrik dan Tebal Perkerasan Jalan Akses ke Lokasi PON XXI Tahun 2024 dengan metode Bina Marga 2021 dan Bina Marga 2017, Juga beberapa referensi lainnya seperti Pedoman Desain geometrik Jalan No.20/SE/Db/2021 dan AASHTO 2011. Perhitungan tebal perkerasan dihitung secara manual berdasarkan data CBR tanah dengan metode Manual Desain Perkerasa Jalan 2017 diperoleh 4 buah tikungan dengan 2 buah tikungan FC , dan 2 buah tikungan SCS , dengan panjang jalan 2,983,10 m, lebar jalan 2 x 3,0 m, lebar bahu 2 x 1.5 m dan tebal AC-WC 4 cm, tebal AC-BC 6 cm, tebal Base 14,5 cm, dan tebal subbase 30 cm, dan timbunan sebesar 137.724,00 m3, galian 7.469.543,96 m3 Pada kelandaian memanjang didapatkan 0%,7,14%,0% dan 7,63% dari kelandaian maksimum yang ditetapkan untuk kenyamanan pengemudi tampa mengurangi kecepatan kendaraan secara signifikan. Kata Kunci: geometrik, alinyemen, perkerasan jalan, Autodesk Civil 3D 2018.
UJI MARSHALL ASPAL BETON AC-WC DENGAN VARIASI BERBAGAI WAKTU PERENDAMAN AIR HUJAN Damanja, M. Al Arrasty; Miswar, Miswar; Iqbal, Deni
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 01 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan jalan merupakan lapisan perkerasan yang terletak di antara lapisan tanah dasardan roda kendaraan, yang berfungsi memberikan pelayanan kepada sarana transportasi, dan selama masa pelayanannya diharapkan tidak terjadi kerusakan yang berarti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bentuk campuran aspal beton dalam kondisi terendam air hujan dan mengevaluasi pengaruh waktu rendaman terhadap bentuk campuran aspal beton. Untuk pembuatan benda uji digunakan presentase agregat kasar 10%, medium 30%, dan halus  60%.  Kadar  optimum  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah 5,67%.  Hasil Pengujian Aspal AC-WC dengan kadar aspal 5,67% adalah VMA =  14,7 %, VIM = 5,7 %, Stabilitas = 2738 kg, VFB = 79,6 %, Density = 2,32 (gr/cm3), Flow = 3,9 mm dan MQ =691,6 (kN/mm). Untuk waktu perendeman yang singkat, menyebabkan campuran aspal mengalami pemadatan yang mengakibatkan nilai kelelehan menjadi lebih kecil dan nilai MQ menjadi lebih besar. Untuk waktu perendaman yang lama, stabilitas campuran aspal semakin kecil, dan sampel menjadi lebih lentur yang ditandai dengan nilai MQ yang semakin kecil dan kelelehan semakin besar. Kata Kunci: AC - WC, Uji Marshall, Air Hujan