Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesulitan belajar Bahasa Indonesia yang dialami siswa kelas IV UPT SD Negeri 1 Rappang. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui penggunaan pendekatan deskriptif kualitatif dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan melibatkan 52 siswa kelas IV dan guru kelas sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar jenis slow learner, dengan karakteristik seperti lambat dalam memahami materi, kesulitan membaca dan menulis, serta membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas. Faktor internal, seperti motivasi rendah dan keterbatasan kemampuan kognitif, serta faktor eksternal, seperti penggunaan pendekatan pembelajaran konvensional, berkontribusi terhadap kesulitan ini. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup pentingnya pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih individual dan inovatif untuk mendukung siswa slow learner. Guru disarankan untuk menerapkan metode pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada siswa, sementara orang tua diharapkan memberikan dukungan emosional dan stimulasi belajar di rumah. Pendekatan kolaboratif antara guru dan orang tua diperlukan untuk mengatasi hambatan belajar dan mendukung keberhasilan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025