Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan komunikasi peserta didik dalam pembelajaran kelas bilingual di SD Evfia Land, Kota Serang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu berkomunikasi bilingual secara aktif dan percaya diri. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan bahasa guru, pelafalan siswa, media pembelajaran, dan dukungan orang tua, strategi seperti pendekatan komunikatif, diskusi kelompok, dan media interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi. Secara keseluruhan, pembelajaran bilingual berkontribusi positif terhadap perkembangan komunikasi interpersonal peserta didik.
Copyrights © 2025