Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di jenjang Sekolah Dasar (SD) kerap menghadapi tantangan tersendiri, terutama saat menyampaikan materi yang bersifat abstrak seperti konsep ekonomi: konsumsi, distribusi, dan produksi. Konsep-konsep ini sulit dipahami oleh siswa karena tidak dapat diamati secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di sekolah-sekolah dengan keterbatasan fasilitas dan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan tantangan yang dihadapi oleh guru kelas VI di SD Negeri 07 Mudiak Lawe dalam mengajarkan materi ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, serta analisis dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa kendala utama, antara lain: rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep abstrak karena kurangnya visualisasi konkret, terbatasnya pemanfaatan metode pembelajaran yang variatif dan kontekstual, serta lemahnya keterkaitan materi dengan pengalaman langsung siswa di lingkungan sekitar. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih aplikatif dan berorientasi pada pengalaman nyata agar siswa dapat memahami konsep-konsep ekonomi secara lebih mendalam dan bermakna.
Copyrights © 2025