Menganalisis pelaksanaan program bimbingan belajar agar dapat meningkatkan keterampilan belajar para peserta didik, dengan menerapkan teori pengawasan yang dijelaskan oleh Oemar Hamalik. Hasil ini menunjukkan bahwa program bimbingan belajar dirancang dengan sistematis untuk meningkatkan keterampilan berpikir sistematis, dan kemandirian belajar. Pengawasan menurut teori Hamalik terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut, yang dilaksanakan secara terus-menerus. Hambatan utama yang dihadapi mencakup perbedaan kemampuan peserta didik, kekurangan waktu, dan sumber daya. Refleksi dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sebesar 20% dalam waktu dua bulan. Sebagai langkah selanjutnya, program perbaikan, keterlibatan orang tua, dan pelatihan bagi guru dilaksanakan. Penelitian ini menekankan signifikansi model pengawasan Hamalik dalam meningkatkan efektivitas bimbingan belajar yang mendukung pembelajaran yang terfokus pada siswa serta pengembangan keterampilan.
Copyrights © 2025