Latar Belakang: Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung sejak tahun 2020 telah menimbulkan risiko kesehatan yang serius dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kekebalan melalui konsumsi makanan sehat dan bergizi. Salah satu bentuk perilaku preventif di masa pandemi tercermin dari keputusan konsumen untuk membeli makanan sehat, yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak parsial dan simultan dari faktor eksternal dan internal terhadap keputusan konsumen untuk membeli makanan sehat selama pandemi COVID-19 di Kabupaten Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling, melibatkan 100 responden. Data dikumpulkan secara online melalui Google Formulir yang didistribusikan melalui WhatsApp, Twitter, dan Instagram. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan dan uji-F (ANOVA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan konsumen untuk membeli makanan sehat di Kabupaten Gresik selama pandemi COVID-19 secara signifikan dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk keluarga, kelas sosial, dan kenyamanan (nilai signifikansi = 0,000). Sebaliknya, faktor internal seperti pengetahuan, gaya hidup, dan persepsi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengambilan keputusan konsumen (nilai signifikansi = 0,687). Secara bersamaan, kombinasi faktor eksternal dan internal memiliki efek yang signifikan pada keputusan pembelian konsumen (nilai signifikansi = 0,000). Kesimpulan: Keputusan konsumen untuk membeli makanan sehat selama pandemi COVID-19 di Kabupaten Gresik sebagian besar dipengaruhi oleh faktor eksternal daripada faktor internal. Demikian, jika dipertimbangkan bersama, faktor eksternal dan internal memainkan peran penting dalam membentuk keputusan pembelian makanan sehat.
Copyrights © 2024