Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial yang dapat menimbulkan kecemasan pada lansia. Kecemasan yang tidak ditangani dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup lansia. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi kecemasan adalah senam Qigong, yaitu latihan yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, dan meditasi guna menyeimbangkan energi serta menenangkan pikiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam Qigong terhadap tingkat kecemasan pada lansia wanita di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta. Desain penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan Pre-Test dan Post-Test. Sampel sebanyak 20 lansia wanita berusia 60–74 tahun dipilih secara purposive sampling. Kecemasan diukur menggunakan Geriatric Anxiety Scale (GAS) sebelum dan sesudah intervensi senam Qigong selama 8 minggu dengan frekuensi satu kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Skor kecemasan rata-rata menurun dari 19,85 menjadi 9,90 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh signifikan. Kesimpulan: Senam Qigong berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada lansia wanita di panti sosial tersebut
Copyrights © 2025