Latar belakang penelitian ini menunjukkan bahwa capaian akademik mata pelajaran IPAS pada peserta didik kelas IV SDN 101/II Muara Bungo masih memerlukan perbaikan, dimana kriteria ketuntasan hanya diraih oleh 61,57% dari total 28 siswa yang terdiri atas 13 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan. Rendahnya partisipasi aktif siswa untuk mengonstruksi konsep utama pembelajaran, hambatan dalam memahami substansi materi, interaksi edukatif yang belum mencapai tingkat optimal, serta ketiadaan variasi model pembelajaran merupakan faktor-faktor penyebab permasalahan tersebut. Melalui implementasi model pembelajaran Snowball Throwing, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Metodologi penelitian yang diterapkan merupakan PTK yang diimplementasikan melalui dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dan mencakup fase perencanaan, implementasi, pengamatan, serta refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa aktivitas mengajar pendidik mengalami peningkatan yang bermakna dari persentase 76% (kategori cukup) pada siklus pertama meningkat menjadi 96% (kategori sangat baik) pada siklus kedua, sementara proses belajar siswa juga menunjukkan perbaikan dari 61% (kategori cukup) menjadi 92% (kategori sangat baik). Pencapaian hasil belajar siswa turut mengalami peningkatan dari 65% pada siklus pertama menjadi 83% pada siklus kedua, yang telah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat dinyatakan bahwa implementasi model snowball throwing terbukti efektif untuk meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SDN 101/II Muara Bungo.
Copyrights © 2025