Penelitian ini meneliti dampak penerapan model pembelajaran Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas V di SD Cyrillus Advanced School, Pematangsiantar. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen satu kelompok dengan pola pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 siswa yang dipilih melalui total sampling. Instrumen yang dipakai berupa tes menulis teks deskripsi yang diberikan sebelum dan setelah pemberian perlakuan VAK. Sebelum pengujian hipotesis, data diuji persyaratan analisis meliputi normalitas dengan uji Liliefors dan homogenitas dengan uji F. Untuk menguji hipotesis digunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor menulis dari 65,83 pada pra-tes menjadi 75,00 pada pasca-tes. Nilai t hitung sebesar 2,99 lebih besar daripada t tabel 1,69, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model VAK berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pengintegrasian unsur visual, auditori, dan kinestetik dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan siswa serta kemampuan menulis di tingkat sekolah dasar. Disarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan model VAK sebagai alternatif strategi pengajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025