Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan teman sebaya dan kesejahteraan subjektif siswa dalam konteks sekolah. Berdasarkan hipotesis bahwa tingkat dukungan teman sebaya yang lebih tinggi berkorelasi positif dengan tingkat kesejahteraan subjektif yang lebih tinggi, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana ikatan emosional dan sosial antar teman memengaruhi kepuasan hidup, ketahanan emosional, dan kesehatan psikologis siswa. Melalui analisis kuantitatif terhadap siswa sekolah menengah, ditemukan korelasi positif yang signifikan antara persepsi dukungan teman sebaya dan berbagai indikator kesejahteraan subjektif. Temuan ini sejalan dengan literatur sebelumnya yang menekankan pentingnya hubungan teman sebaya yang suportif dalam membangun stabilitas emosional dan motivasi belajar. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa validasi emosional dan bantuan praktis dari teman sebaya berperan sebagai faktor pelindung terhadap distress psikologis. Hasil ini menekankan urgensi integrasi program dukungan teman sebaya dalam lingkungan pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan holistik siswa. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan intervensi psikososial yang menempatkan keterhubungan sosial antar siswa sebagai jalur strategis untuk meningkatkan kesehatan mental dan penyesuaian diri remaja di sekolah. Kata Kunci: dukungan teman sebaya; kesejahteraan subjektif; remaja; sekolah; kesehatan mental
Copyrights © 2025