Children with special needs are children who experience obstacles in physical, motoric, intellectual, social and emotional development. Children with special needs consist of children with visual, hearing, intellectual, physical and motoric disabilities, autism spectrum disorder, ADHD and multiple disabilities. This community service aims to provide additional insight to teachers about the characteristics of children who experience communication and swallowing problems at school age in children with special needs. This is an effort to optimize the role of educators in early detection. The target of this community service is educators at the Adi Waluyo Karanganyar Foundation Special Needs School. The method used in this community service starts from activity preparation, activity implementation and activity evaluation by measuring the knowledge of educators about early detection of children with special needs who experience communication and swallowing disorders using a pre-post test. The result of this community service is an increase in educators' knowledge after conducting socialization about early detection of communication and swallowing disorders in children with special needs.ABSTRAKAnak berkebutuhan khusus merupakan anak yang mengalami hambatan dalam perkembangan fisik, motorik, intelektual, sosial dan emosional. Anak berkebutuhan terdiri dari anak hambatan penglihatan, pendengaran, intelektual, fisik dan motorik, autism spectrum disorder, ADHD dan majemuk. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan kepada guru tentang karakteristik anak yang mengalami permasalahan komunikasi dan menelan pada usia sekolah pada anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut sebagai upaya optimalisasi peran dari tenaga pendidik dalam deteksi awal. Target sasaran pengabdian ini adalah tenaga pendidik di SLB Yayasan Adi Waluyo Karanganyar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan dengan mengukur pengetahuan tenaga pendidik tentang deteksi awal anak berkebutuhan khusus yang mengalami gangguan komunikasi dan menelan menggunakan pre-post test. Hasil pengabdian ini adalah 18 guru mengalami peningkatan nilai pre-test ke post-test. Mean Rank adalah sebesar 9,50, sedangkan rangking positif atau sum of ranks adalah sebesar 171,00. Dengan demikian, ada pengaruh sosialisasi terhadap pengetahuan tenaga pendidik tentang deteksi awal gangguan komunikasi dan menelan pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Copyrights © 2025