Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effectiveness Of Using Extension Method On Syntax Ability Of Children With Language Disorders In Slb C Kerten Surakarta Wati, Ria Rahma; Putra, Sinar Perdana; Sudarman, Sudarman
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 1 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i1.8369

Abstract

Syntactic ability is an important ability in the process of communicating in everyday life. Mastery of grammar is needed so that information can be conveyed and received well. Each child has different varieties from one another. Some children may also experience delays or even problems with their language. The results of mapping speech delay cases show that 16 Inclusive Elementary Schools with state status in Surakarta City have students with special needs who experience speech delay problems. Language disorders have many characteristics, including the inability to form sentences (syntax). Based on this, the researcher wants to know how effective extension methods are on the syntactic abilities of children with language disorders. The method one group pre-test and post-test design used a purposive sampling technique. The mean syntactic proficiency rose from 39.35% before therapy to 54.88% after treatment. The syntax proficiency of children improved by 15.53%. Conclusion The extension method effectively improves children's syntax with language disorders in SLB C Kerten Surakarta.
Hubungan antara Kemampuan Diadokokinetik dengan Kelancaran Membaca pada Anak Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar Shadrina, Triya Narda Nur; Putra, Sinar Perdana; Sudarman, Sudarman
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i1.819

Abstract

Salah satu ketrampilan penting yang perlu dikuasai oleh siswa untuk menunjang prestasi belajar adalah membaca Kemampuan membaca dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu, kelancaran membaca, ketepatan decoding, dan pemahaman membaca. Dalam hal ini, diadokokinetik merujuk pada kemampuan seseorang untuk membaca lancar dan akurat, khusunya dalam membaca kata – kata yang berbeda secara cepat dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan diadokokinetik dengan kelancaran membaca pada anak kelas 1 dan 2 di SD Negeri Cengklik. Pada penelitian ini menggunakan metode koresional dengan teknik pengambilan sampel non probality berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Setelah data terkumpul maka data akan dianalisis menggunakan bantuan spss melalui uji Pearson. Hasil penelitian menunjukkan nilai p sebesar 0,194 (p > 0,05), sehingga Ha ditolak dan Ho diterima yang menginidikasikan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan diadokokinetik dengan kelancaran membaca.
Perbandingan Membaca Dan Menyimak Terhadap Kemampuan Working Memory Pada Gangguan Demensia Di Surakarta Mafilahijra, Syahvania; Putra, Sinar Perdana; Sudarman, Sudarman
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss1.2161

Abstract

Dementia is a complex disorder with the main symptom being a decline in areas of cognitive function, one of which is working memory. Working memory plays a role in cognitive-linguistic. If language ability decreases, then language skills are also disturbed, so it needs to be improved with activities such as reading and listening. The aim of this study was to compare reading and listening skills to working memory in people with dementia. This study employs a quantitative method with a cross-sectional design. The sample obtained amounted to 12 people based on the Slovin formula and the sampling technique using cluster random sampling. Data collection lasted 10 days, around October-November. Dementia screening using the MMSE form, working memory using the Numerical Memory Check form, reading and listening using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. The results of bivariate analysis using multiple linear regression with a coefficient obtained a value of p = 0.381 and p = 0.708, and multivariate analysis with ANOVA obtained a value of p = 0.653, indicating that no analysis of the comparison of reading and listening to working memory ability in dementia disorders was conducted. In conclusion, there is no comparison between reading and listening and working memory ability in dementia disorders in Surakarta.
Pengaruh Penggunaan Buku Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Bahasa Sintaksis Anak Umur 4-5 Tahun di KB & RA PALMA Kadipiro Rahmah, Mutia Mufida; Fitri, Anisyah Dewi Syah; Putra, Sinar Perdana
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 22, No 1 (2025)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edukids.v22i1.80703

Abstract

Minimnya stimulasi seperti tidak mengajak anak bermain, berbicara, dan berinteraksi dengan orang lain adalah 90% penyebab terjadinya keterlambatan perkembangan bahasa pada anak khususnya pada kemampuan bahasa sintaksis. Kemampuan Bahasa sintaksis anak dapat ditingkatkan salah satunya dengan penggunaan buku cerita bergambar. Membacakan buku cerita bergambar dengan metode bercerita pada anak berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan bahasa sintaksis anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh penggunaan buku cerita terhadap kemampuan bahasa sintaksis anak umur 4-5 tahun. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 26 anak menggunakan Teknik total sampling. Berdasarkan hasil analisis dan uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai P Asymp. (Sig.) adalah 0,000 dimana nilai P value 0,0000,5 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Dimana terdapat peningkatan kemampuan bahasa sintaksis siswa sebelum dan sesudah diberikan intervensi penggunaan buku cerita bergambar. Demikian disimpulkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan bahasa sintaksis anak dibuktikan dengan adanya peningkatan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi.
PENGARUH METODE BERCERITA MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SINTAKSIS ANAK UMUR 5–6 TAHUN DI SURAKARTA Yuniandra, Rhea Zaha; Fitri, Anisyah Dewi Syah; Putra, Sinar Perdana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41844

Abstract

Pemerolehan sintaksis pada anak usia dini tidak terfokus langsung pada tataran sintaksis kompleks melainkan melalui tahap satu kata, yaitu dari tahap kalimat sederhana hingga tahap kalimat majemuk. Sintaksis adalah aturan tata bahasa untuk mengatur dan menghubungkan kata-kata untuk membentuk frasa, klausa, dan kalimat. Bercerita dapat membantu anak mengembangkan bahasa, termasuk sintaksis. Salah satu alat atau media bercerita untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak yaitu dengan digunakannya boneka tangan. Anak-anak pada umumnya memiliki ketertarikan terhadap boneka. Penggunaan boneka tangan sebagai media dapat meningkatkan perhatian dan minat mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat "Pengaruh Metode Bercerita dengan Media Boneka Tangan terhadap Kemampuan Sintaksis Anak Usia 5-6 Tahun di Surakarta". Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre - Experimental, yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test, yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bercerita dengan boneka tangan terhadap kemampuan sintaksis anak usia 5-6 tahun di Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bercerita dengan boneka tangan memberikan pengaruh pada kemampuan sintaksis anak umur 5 – 6 tahun di Surakarta.
EFEKTIVITAS METODE DRILL TERHADAP PENINGKATAN KOSAKATA PADA ANAK DOWN SYNDROME ramadhani, Rahmawati; Putra, Sinar Perdana; Sudarman, Sudarman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43886

Abstract

Anak dengan down syndrome mengalami keterlambatan perkembangan bahasa, khususnya dalam kosakata dan kemampuan ekspresif. Metode drill, yang berfokus pada latihan berulang, dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode drill terhadap peningkatan kosakata pada anak dengan down syndrome. Penelitian ini menggunakan desain ekspresimen one group prettest – posttest dengan sampel sebanyak 20 anak down syndrome di Surakarta yang dipilih menggunakan purposive sampling dan kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa ekspresif setelah intervensi. Metode drill terbukti efektif dalam meningkatkan kosakata anak down syndrome dan dapat digunakan sebagai strategi dalam terapi wicara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga terapi wicara, institusi pendidikan, dan orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak berkebutuhan khusus.
Sosialisasi Speech Generating Devices untuk Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengatasi Masalah Komunikasi Sosial Peserta Didik Autis di SLB ABC Autis Sroyo Putra, Sinar Perdana; Wiliyanto, Dian Atnantomi; Husadani, Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2478

Abstract

Autisme merupakan gangguan perkembangan neurobiologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku seseorang sejak usia dini. Speech Generating Devices (SGD) sebagai solusi efektif, seiring dengan kemajuan teknologi, pendekatan Augmentative and Alternative Communication (AAC) telah dikembangkan untuk membantu individu dengan gangguan komunikasi. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kopentensi guru dalam mengatasi masalah komunikasi pada anak autis dengan AAC. Metode kegiatan dengan cara sosialisi materi berkaitan SGD dan AAC. Hasil sosialisasi yang dilakukan menunjukkan peningkatan pengetahuan SGD untuk mengatasi masalah komunikasi, sosialisasi ini sebagai dasar awalan untuk selajutnya perlu persiapan alat dan latihan cara penggunaan AAC.
HUBUNGAN WORKING MEMORY DAN LITERACY DENGAN KEMAMPUAN PRAGMATIK ANAK USIA PRASEKOLAH DI SURAKARTA Putra, Sinar Perdana; Muryanti, Muryanti
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v4i4.1737

Abstract

The ability to carry out good social interactions in children must be accompanied by good cognitive abilities as well. Cognitive is related to intelligence. Memory is complex and central to many cognitive operations. Working Memory (WM) is the ability to store information and process information at the same time. There is a strong relationship between Working Memory (WM) and Literacy abilities. Literacy is generally defined as the ability to read and write and use spoken language. Research Objective: To determine the relationship between working memory and literacy with the pragmatic abilities of preschool children in Surakarta. Subjects and Methods: This study used a correlational design. The sample size for this study was 173 children. Data collection uses questionnaires and test instruments. Research Results: Hypothetical testing using the Simultaneous Test can be explained that the variables working memory ability and literacy ability are jointly related to the pragmatic abilities of preschool aged children in Surakarta with a significance figure of 0.000. The resulting coefficient of determination (R2) is 0.079 or 7.9%. In the multiple linear regression test, the equation Y = 48,714 + 1,740 X1 is obtained.  
LATIHAN SENAM KEBUGARAN JASMANI DAN PENGUKURAN TINGKAT KONSENTRASI WARGA JATISARI JATIASIH KOTA BEKASI JAWA BARAT aminoto, Toto; Agustina, Dwi; Putra, Sinar Perdana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.339

Abstract

berpikir jernih. Dengan Konsentrasi yang prima maka dapat melakukan kegiatan bekerja dengan baik dan Tingkat human error juga menurun. Manfaat dari pengabdian masyarakat ini untuk melakukan senam kebugaran jasmani terutama untuk kebugaran tubuh dan mengukur tingkat konsentrasi. Untuk mengukur Tingkat Konsentrasi digunakan alat berupa Stroop test mini card. kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan senam kebugarn jasmani dan pengukuran tingkat konsentrasi. Pada kegiatan senam kebugaran jasmani dihadiri hampir separuh warga, sedangkan untuk pengukuran Tingkat konsentrasi berdasarkan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik sampling ini berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa statistik yang digunakan adalah uji paired t-test yaitu nilai konsentrasi sebelum dan sesudah senam kebugaran jasmani. Hasil ini menunjukan bahwa sesudah senam kebugaran jasmani konsentrasi meningkat lebih baik
Optimalisasi Peran Tenaga Pendidik Dalam Deteksi Awal Gangguan Komunikasi dan Menelan pada Anak Berkebutuhan Khusus Husadani, Rizki; Wiliyanto, Dian Atnantomi; Putra, Sinar Perdana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2182

Abstract

Children with special needs are children who experience obstacles in physical, motoric, intellectual, social and emotional development. Children with special needs consist of children with visual, hearing, intellectual, physical and motoric disabilities, autism spectrum disorder, ADHD and multiple disabilities. This community service aims to provide additional insight to teachers about the characteristics of children who experience communication and swallowing problems at school age in children with special needs. This is an effort to optimize the role of educators in early detection. The target of this community service is educators at the Adi Waluyo Karanganyar Foundation Special Needs School. The method used in this community service starts from activity preparation, activity implementation and activity evaluation by measuring the knowledge of educators about early detection of children with special needs who experience communication and swallowing disorders using a pre-post test. The result of this community service is an increase in educators' knowledge after conducting socialization about early detection of communication and swallowing disorders in children with special needs.ABSTRAKAnak berkebutuhan khusus merupakan anak yang mengalami hambatan dalam perkembangan fisik, motorik, intelektual, sosial dan emosional. Anak berkebutuhan terdiri dari anak hambatan penglihatan, pendengaran, intelektual, fisik dan motorik, autism spectrum disorder, ADHD dan majemuk. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan kepada guru tentang karakteristik anak yang mengalami permasalahan komunikasi dan menelan pada usia sekolah pada anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut sebagai upaya optimalisasi peran dari tenaga pendidik dalam deteksi awal. Target sasaran pengabdian ini adalah tenaga pendidik di SLB Yayasan Adi Waluyo Karanganyar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan dengan mengukur pengetahuan tenaga pendidik tentang deteksi awal anak berkebutuhan khusus yang mengalami gangguan komunikasi dan menelan menggunakan pre-post test. Hasil pengabdian ini adalah 18 guru mengalami peningkatan nilai pre-test ke post-test. Mean Rank adalah sebesar 9,50, sedangkan rangking positif atau sum of ranks adalah sebesar 171,00. Dengan demikian, ada pengaruh sosialisasi terhadap pengetahuan tenaga pendidik tentang deteksi awal gangguan komunikasi dan menelan pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).