Penelitian ini membahas penggunaan voice chat dalam permainan daring Valorant sebagai sarana pengembangan keterampilan komunikasi pada Generasi Z yang tergabung dalam Valorant Indonesia Community. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana komunikasi berbasis suara di lingkungan virtual dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal, kepercayaan diri, dan adaptasi lintas budaya pemain. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode netnografi untuk menggali pengalaman subjektif pemain melalui observasi di kanal Discord dan wawancara mendalam terhadap lima informan aktif yang telah bermain minimal dua tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan voice chat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan komunikasi, meliputi kemampuan berbicara jelas, menyampaikan instruksi efektif, memahami perbedaan gaya komunikasi antarbudaya, serta membangun kerja sama tim. Pemain juga mengalami peningkatan rasa percaya diri dan kemampuan beradaptasi dalam situasi sosial di luar permainan. Interaksi yang terjadi di ruang digital terbukti memiliki dampak terhadap pengembangan kemampuan komunikasi di dunia nyata, memperlihatkan bahwa game daring seperti Valorant tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran sosial bagi Generasi Z.
Copyrights © 2025