Psikologi sebagai ilmu modern berfokus pada kajian jiwa dan perilaku manusia, namun cenderung menekankan aspek empiris sehingga mengabaikan dimensi spiritual. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih menyeluruh dengan melibatkan nilai-nilai Al-Qur’an. Tujuan kajian ini adalah menjelaskan kontribusi Al-Qur’an dalam membangun pemahaman tentang kesehatan mental dan konsep psikologi Islami. Metode yang digunakan berupa studi pustaka (library research) melalui telaah ayat-ayat Al-Qur’an serta literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memandang manusia secara holistik yang meliputi jasad, akal, qalb, nafs, dan ruh. Konsep-konsep Qur’ani seperti sabar, syukur, tawakal, dan tazkiyatun nafs memberikan pedoman untuk menjaga stabilitas psikologis dan mekanisme coping yang efektif dalam menghadapi problematika kehidupan. Integrasi nilai-nilai Qur’ani menghasilkan perspektif psikologi Islami yang utuh, menyehatkan mental, serta memperkuat dimensi spiritual dalam kehidupan dan dengan pendekatan psikologi kontemporer dapat diwujudkan dalam bentuk desain pembelajaran intervensi Qur’ani, yaitu model pembelajaran yang berorientasi pada keseimbangan antara pengembangan intelektual, emosional, dan spiritual peserta didik. Desain ini menempatkan proses pendidikan tidak hanya sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai media pembentukan kepribadian
Copyrights © 2025