Tulisan ini membahas konsep Human Relation dalam perspektif Islam serta penerapannya dalam membangun pluralisme dan interaksi sosial yang harmonis di tengah masyarakat majemuk. Hubungan antarmanusia merupakan fondasi penting dalam kehidupan sosial karena melahirkan kerja sama, solidaritas, dan kedamaian. Dalam Islam, interaksi sosial tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga spiritual, karena termasuk bagian dari ibadah dan manifestasi keimanan. Nilai-nilai seperti ukhuwah (persaudaraan), tasamuh (toleransi), ‘adl (keadilan), ta‘awun (tolong-menolong), rahmah (kasih sayang), dan taqwa (kesadaran spiritual) menjadi dasar etika sosial umat Islam dalam membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban. Melalui metode kepustakaan (library research), tulisan ini menggali berbagai sumber literatur yang relevan melalui telaah ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis serta literatur yang relevan seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan karya tulis akademik untuk menganalisis nilai-nilai hubungan kemanusiaan dalam ajaran Islam serta penerapannya dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Hasil kajian menunjukkan bahwa pluralisme dalam Islam merupakan sunnatullah yang menuntut sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan berlomba dalam kebaikan. Implementasi nilai-nilai Human Relation Islami dapat memperkuat solidaritas sosial, mencegah konflik, serta mendorong terciptanya interaksi sosial yang inklusif dan produktif. Dengan demikian, nilai-nilai hubungan kemanusiaan dalam Islam dapat menjadi landasan moral dan spiritual bagi masyarakat plural menuju kehidupan yang harmonis, adil, dan damai.
Copyrights © 2025