Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM Tempe di wilayah Sukabangun adalah belum adanya sistem pencatatan keuangan yang teratur dan transparan. Seluruh transaksi usaha masih dilakukan secara manual menggunakan buku catatan, sehingga menyulitkan pelaku usaha dalam menghitung laba-rugi, mengelola stok bahan baku, dan menentukan strategi pengembangan bisnis. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan penggunaan software pembukuan digital berbasis aplikasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam manajemen keuangan usaha, memperkenalkan teknologi digital yang mudah digunakan, serta menumbuhkan kesadaran pentingnya pencatatan keuangan yang akurat dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar pembukuan digital, menggunakan fitur utama aplikasi, serta mulai menerapkan sistem pencatatan digital dalam kegiatan usaha harian. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi digital UMKM di sektor produksi pangan tradisional seperti tempe.
Copyrights © 2025