Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan ilmu sosial dalam mendukung pengamanan stunting melalui pendekatan collaborative governance. Pendekatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan termasuk pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, dan sektor swasta dalam merancang kebijakan dan strategi intervensi. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan ilmu sosial memiliki kontribusi penting dalam membentuk kesadaran kolektif, membangun jaringan sosial, serta memfasilitasi dialog partisipatif antara masyarakat dan pemerintah. Kolaborasi lintas sektor yang dikembangkan berbasis pada prinsip inklusivitas, transparansi, dan tanggung jawab bersama terbukti mampu mempercepat penanganan stunting di tingkat lokal. Rekomendasi utama penelitian ini adalah integrasi kurikulum ilmu sosial dengan isu-isu kesehatan masyarakat serta penguatan peran institusi pendidikan sebagai katnalisator kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian stunting di Lombok Barat.
Copyrights © 2025