Indonesia merupakan negara rawan gempa bumi karena terletak di zona pertemuan tiga lempeng tektonik besar. Upaya mengurangi risiko bencana dapat dilakukan dengan menanamkan kesiapsiagaan sejak dini melalui pendidikan di sekolah agar anak-anak lebih siap menghadapi gempa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesiapsiagaan menggunakan media mobile learning terhadap sikap kesiapsiagaan menghadapi risiko gempa bumi di SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest pada 60 responden yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada sikap kesiapsiagaan, dengan 95,0% responden menunjukkan sikap positif setelah intervensi dan p-value 0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesiapsiagaan menggunakan media mobile learning efektif meningkatkan sikap kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko gempa bumi.
Copyrights © 2025