Kurikulum Merdeka dengan pendekatan STEAMLY PLUS menggabungkan sains, teknologi, rekayasa, seni, matematika, dan literasi dengan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, seperti aqidah, fiqih, sirah, dan akhlak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi Kurikukulum Merdeka dengan pendekatan STEAMLY PLUS di suatu lembaga PAUD yang terletak di wilayah Surakarta, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan guru sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data dengan 3 tahapan analisis data menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan STEAMLY PLUS mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis anak melalui kegiatan eksploratif yang menyenangkan dan bermakna. Integrasi nilai Islam menjadikan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter spiritual dan moral anak di PAUD IM. Meskipun guru menghadapi keterbatasan sarana dan pemahaman konsep, mereka mampu berinovasi melalui pemanfaatan bahan daur ulang dan pelatihan profesional. Secara keseluruhan, STEAMLY PLUS yang digunakan di PAUD IM berpotensi menjadi model pembelajaran holistik yang memadukan Islam, STEAM, dan literasi.
Copyrights © 2025