Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara siswa SMAN 1 Siborongborong (rata-rata pre-test 69,19) akibat pembelajaran yang kurang kontekstual. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas metode role-playing yang berbantuan budaya, menggunakan naskah "Drama Perang Batak", terhadap kemampuan berbicara. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pre-test post-test control group. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen. Skor rata-rata post-test (76,91) terbukti secara statistik lebih tinggi daripada skor pre-test (69,19). Hasil uji hipotesis (uji-t) mengonfirmasi temuan ini, di mana nilai thitung (3,787) secara signifikan lebih besar dari ttabel (2,030) pada α = 0,05. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan secara lugas bahwa metode role-playing berbantuan budaya (Drama Perang Batak) terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa.
Copyrights © 2025