Penelitian ini didorong oleh pentingnya kualitas implementasi pendidikan anak usia dini yang sangat bergantung pada kinerja guru PAUD sebagai garda terdepan pembelajaran. Kinerja optimal guru dipengaruhi oleh pengembangan profesional seperti Pelatihan Jabatan (Diklat) serta kualitas dukungan dari pimpinan. Diklat adalah proses sistematis untuk meningkatkan kompetensi profesional, sementara dukungan kepala sekolah berperan krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, memotivasi, dan produktif. Tujuan utama penelitian ini adalah menguji pengaruh Pelatihan Jabatan (X_1) dan Dukungan Kepala Sekolah (X_2) secara parsial maupun simultan terhadap Kinerja Guru TK (Y) di Kota Solok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Populasi berjumlah 320 guru PAUD di Kota Solok, dengan sampel 175 guru yang dipilih melalui stratified proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi dengan SPSS versi 20.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Pelatihan Jabatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (p=0.031 < 0.05); (2) Dukungan Kepala Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (p=0.017 < 0.05); dan (3) Kedua faktor tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru (p=0.000 < 0.05). Disimpulkan bahwa Pelatihan Jabatan yang relevan dan Dukungan Kepala Sekolah yang suportif adalah dua faktor fundamental yang secara nyata meningkatkan profesionalisme dan kinerja guru TK di Kota Solok. Implikasi praktisnya, pembuat kebijakan harus memfokuskan strategi pengembangan guru pada intervensi pelatihan profesional yang efektif dan penguatan peran kepemimpinan instruksional.
Copyrights © 2025