Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif (1) bagaimana proses penerapan metode pembelajaran berbasis cybergogi dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa, serta (2) sejauh mana peningkatan keterampilan mahasiswa pada bidang pengelasan dan fabrikasi setelah metode tersebut diterapkan. Pendekatan cybergogi dipilih karena mampu mengintegrasikan teknologi digital, interaktivitas, dan kemandirian belajar mahasiswa melalui pemanfaatan aplikasi serta simulator las yang menyerupai kondisi praktik nyata. Untuk memperoleh data yang akurat, penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes pretest dan posttest yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan teknis mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran. Selain itu, dokumentasi kegiatan pembelajaran digunakan untuk menilai aspek proses, keterlibatan mahasiswa, serta konsistensi penerapan metode. Proses pembelajaran dilakukan melalui tahapan sistematis, meliputi orientasi untuk memahami tujuan dan aturan keselamatan, eksplorasi materi melalui panduan digital, elaborasi dengan latihan praktik berbantuan simulator, presentasi hasil kerja, kolaborasi antarmahasiswa, refleksi terhadap proses pembelajaran, serta evaluasi akhir. Rangkaian tahapan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, terarah, dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor N-gain dari 30 mahasiswa pada mata kuliah fabrikasi mencapai 0,7254, yang termasuk kategori peningkatan “tinggi”. Adapun persentase efektivitas sebesar 72,5% mengindikasikan bahwa metode pembelajaran berbasis cybergogi tergolong “cukup efektif” dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran ini melalui media simulator memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa dalam bidang pengelasan dan fabrikasi.
Copyrights © 2026