Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan landasan krusial dalam pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya di laboratorium praktik, guna menyiapkan lulusan yang terampil dan sadar keamanan sesuai tuntutan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kondisi terkini, tantangan, dan upaya peningkatan budaya K3 di lingkungan SMK. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review. Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah dengan pembatasan pada tema "penerapan K3 di laboratorium SMK" rentang tahun 2020-2025, yang kemudian direduksi dan eliminasi menghasilkan 10 artikel relevan untuk dianalisis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan K3 secara umum dinilai baik, didukung oleh program sosialisasi yang inovatif dan penggunaan media edukasi. Namun, tantangan utama terletak pada rendahnya kesadaran dan kepatuhan individu siswa, terbukti dari ketidakdisiplinan dalam pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kesimpulannya, meskipun upaya edukasi dan sistem sudah berjalan, budaya K3 di lapangan masih perlu ditingkatkan. Disarankan agar instansi dalam hal ini sekolah dapat memperketat penegakan aturan K3 dan SOP, menginvestasikan anggaran berkelanjutan untuk fasilitas dan APD, serta melaksanakan pelatihan kompetensi rutin bagi seluruh pihak untuk membentuk budaya keselamatan yang kuat dan memastikan lingkungan praktikĀ yang aman.
Copyrights © 2025