Pembelajaran konvensional dan rendahnya kemandirian belajar menyebabkan siswa bergantung pada guru sehingga kreativitas, berpikir kritis, dan daya saing sulit berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pembelajaran berbasis website terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan adalah campuran kuantitatif dan kualitatif dengan 29 siswa kelas I sebagai responden. Data diperoleh melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, pengkodean, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan kemandirian belajar terdiri atas kemampuan, keinginan, dan kebebasan belajar. Mayoritas siswa berada pada kategori “sangat mampu” dan “cukup mampu” memahami materi Pancasila Bab 3. Kesimpulannya, media berbasis website efektif meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas I. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi guru, sekolah, dan pihak terkait untuk memperkuat kemandirian belajar di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025