Penelitian ini mengidentifikasi rendahnya minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di beberapa sekolah dasar, terutama di UPT SDN Plosorejo 01, UPT SDN Kanigoro 04, UPT SP SDN Karangtengah 01, dan UPT SDN Srengat 01. Hasil observasi menunjukkan bahwa 75% guru menggunakan buku LKS sebagai media pengajaran, sedangkan penggunaan media digital terbatas akibat kurangnya fasilitas. Metode ceramah yang dominan membuat 77% siswa merasa tidak menikmati pembelajaran PKn, dengan 84% cepat merasa bosan dan 71% kesulitan memahami materi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes, serta dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Flip chart Pancasila efektif meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen mencapai 86,89, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya 78,44. Selain itu, skor minat belajar siswa meningkat dari 67,10 menjadi 87,10 setelah intervensi.
Copyrights © 2025