Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi sosial siswa kelas X di SMA Kristen Petra 4 Sidoarjo melalui penerapan layanan bimbingan klasikal berbasis permainan kelompok, sekaligus sebagai strategi pengembangan manajemen layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah. Masalah interaksi sosial yang muncul ditandai dengan terbentuknya kelompok-kelompok tertentu yang menghambat komunikasi antar siswa, dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang sekolah asal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas X. Intervensi dilakukan melalui layanan klasikal menggunakan empat permainan kelompok. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, penilaian antar teman, dan penilaian guru. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek interaksi sosial siswa. Berdasarkan penilaian guru, siswa dengan kategori interaksi sosial tinggi meningkat dari 11,1% menjadi 74,1%, dan kategori sangat tinggi meningkat dari 0% menjadi 11,1%. Penilaian antar teman juga menunjukkan peningkatan yang konsisten. Penelitian ini menegaskan bahwa layanan bimbingan klasikal berbasis permainan kelompok efektif sebagai bagian dari strategi pengelolaan layanan BK yang adaptif, partisipatif, dan menyenangkan.
Copyrights © 2025