Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kehalalan produk, terutama di daerah dengan tingkat religiositas tinggi seperti Madura. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam persepsi, motivasi, serta kesediaan konsumen Mie Gacoan Bangkalan dalam membayar produk yang telah bersertifikat halal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Mie Gacoan Bangkalan bersedia membayar lebih apabila produk tersebut memiliki sertifikasi halal resmi. Faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan tersebut meliputi tingkat religiusitas, kesadaran halal, serta kepercayaan terhadap lembaga sertifikasi halal. Selain itu, elemen non-religius seperti pengalaman merek dan pengaruh media sosial juga turut memengaruhi persepsi konsumen. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaku usaha dan lembaga sertifikasi dalam meningkatkan strategi komunikasi halal yang efektif dan kontekstual di wilayah religius.
Copyrights © 2025