Kesimpulan penelitian ini bahwa evaluasi merupakan proses sistematis untuk menilai keberhasilan program, kebijakan, atau kegiatan dengan menggabungkan pengukuran kualitatif dan penilaian kuantitatif secara komprehensif. Dalam dunia pendidikan, Standar Pelayanan Minimal (SPM) dirancang untuk memastikan pemerataan layanan pendidikan yang memadai bagi seluruh peserta didik. Model evaluasi seperti Discrepancy Evaluation Model (DEM) menjadi alat yang efektif untuk menilai implementasi kebijakan ini. Penelitian ini juga menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dan refleksi dalam proses evaluasi untuk mencapai perbaikan berkelanjutan. Kesimpulan di atas didapatkan melalui kajian teoritik dan tematik Al-Qur’an terkait pendekatan konsep evaluasi. Evaluasi mencakup pengukuran kuantitatif dan penilaian kualitatif, yang keduanya digunakan untuk memahami capaian dan mengambil keputusan. Model evaluasi seperti DEM, Kirkpatrick, dan CIPP memberikan kerangka kerja yang sistematis untuk mengevaluasi program Pendidikan. SPM Pendidikan diterapkan untuk melengkapi Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang belum sepenuhnya tercapai sejak 2005 Metode penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan untuk memperoleh deskripsi tentang DEM pada SPM Pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qurán. Selain itu juga menggali data dari dokumen laporan SPM Pendidikan pemerintah daerah, dan laporan hasil penelitian
Copyrights © 2025