Abstrak Permasalahan sampah di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Sekitar 60% dari total timbulan sampah nasional merupakan sampah organik. Kondisi ini menimbulkan dampak lingkungan seperti emisi gas metana, pencemaran air, dan berkurangnya daya tampung TPA. Penelitian ini membahas pemanfaatan komposter sebagai solusi efektif dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik yang bernilai guna tinggi. Pendekatan pelatihan partisipatif kepada masyarakat, dilakukan pengenalan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan, pembuatan komposter sederhana, serta penerapan prinsip biokonversi menggunakan mikroorganisme pengurai. Proses pengomposan dilakukan dengan menjaga rasio karbon dan nitrogen (C/N) sekitar 25–30:1, kelembapan 50–60%, serta suhu ideal 30–40°C untuk mendukung aktivitas mikroba aerob. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan komposter dapat mengurangi volume sampah organik rumah tangga secara signifikan dan menghasilkan kompos dengan kualitas baik, ditandai warna gelap, tekstur remah, serta aroma tanah segar. Program ini juga berdampak sosial positif melalui peningkatan kesadaran ekologis masyarakat dan penguatan ekonomi sirkular di tingkat lokal. Kesimpulan dengan pemanfaatan komposter terbukti menjadi model pengelolaan sampah yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025