Penelitian ini berawal dari permasalahan yang ditemukan pada seorang peserta didik dengan disabilitas intelektual kelas IX di SLB Negeri 1 Padang yang mengalami kesulitan dalam menunjukkan waktu (01.00–24.00), yang berdampak pada pemahaman konsep waktu terkait aktivitas harian seperti jadwal belajar, waktu istirahat, dan rutinitas lainnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media modifikasi jam dinding dalam meningkatkan kemampuan tersebut. Metode yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A, meliputi baseline pertama (A1), intervensi (B), dan baseline kedua (A2), dengan subjek seorang peserta didik disabilitas intelektual kelas IX. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan menunjukkan waktu dan dianalisis menggunakan teknik analisis visual grafik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan pada setiap kondisi, dari 16,66%–33,33% pada baseline (A1), meningkat menjadi 41,66%–83,33% pada intervensi (B), dan mencapai kestabilan 83,33%–91,66% pada baseline kedua (A2). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media modifikasi jam dinding efektif dalam meningkatkan kemampuan menunjukkan waktu yang tepat pada anak dengan disabilitas intelektual.
Copyrights © 2025