Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daya hambat rebusan bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli serta menilai efektivitas tiga konsentrasi larutan yang digunakan. Fokus penelitian diarahkan untuk menjawab apakah rebusan bunga telang dapat menghasilkan zona hambat ketika diuji menggunakan prosedur standar pada bakteri uji. Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan uji difusi cakram Kirby–Bauer pada media Mueller Hinton Agar. Rebusan bunga telang disiapkan dalam konsentrasi 40%, 50%, dan 60%, kemudian diuji melalui enam kali replikasi pada setiap kelompok perlakuan. Pengamatan dilakukan setelah inkubasi untuk menentukan ada atau tidaknya zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi rebusan tidak menghasilkan zona bening, sehingga tidak terdapat aktivitas antibakteri terhadap E. coli. Meskipun skrining fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, saponin, dan tanin, senyawa tersebut tidak memberikan efek penghambatan melalui proses perebusan air. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode ekstraksi air kurang efektif untuk menghasilkan komponen aktif yang mampu menghambat bakteri. Kesimpulannya, rebusan bunga telang pada konsentrasi 40–60% tidak memiliki daya hambat terhadap Escherichia coli. .
Copyrights © 2025