Kemampuan kognitif dan memori memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar siswa sekolah dasar. Gangguan pada kedua fungsi tersebut dapat memengaruhi konsentrasi, pemahaman materi, serta prestasi akademik. Namun, deteksi dini terhadap gangguan kognitif dan memori di lingkungan sekolah masih belum optimal, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengenali tanda-tanda awal gangguan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui edukasi, pelatihan praktis penggunaan lembar observasi, dan pendampingan dalam menerapkan deteksi dini gangguan kognitif dan memori pada siswa. Sebanyak 10 guru sekolah dasar terlibat sebagai peserta. Evaluasi program dilakukan melalui uji T-Test untuk mengukur perbedaan tingkat pemahaman guru sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman dari rata-rata 4,70 pada pre-test menjadi 8,30 pada post-test dengan nilai signifikansi p=0,000. Temuan ini menegaskan bahwa rangkaian kegiatan edukasi, pelatihan praktis, dan pendampingan yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam melakukan deteksi dini gangguan kognitif dan memori pada siswa sekolah dasar. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna memperkuat kapasitas guru dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.
Copyrights © 2025