Abstrak. Pembelajaran kendali digital merupakan komponen penting dalam kurikulum Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK). Namun, keterbatasan perangkat keras dan sarana laboratorium sering menjadi hambatan dalam pelaksanaan praktik pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi Wokwi, sebuah simulator mikrokontroler berbasis web, dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep kendali digital. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas mahasiswa PTIK FT UNM, yaitu kelompok eksperimen yang belajar menggunakan Wokwi dan kelompok kontrol yang belajar dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, angket persepsi, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik t-test dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan Wokwi mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, mayoritas mahasiswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran berbasis simulasi karena dinilai lebih fleksibel, menarik, dan mudah diakses. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Wokwi dapat menjadi alternatif efektif untuk mengatasi keterbatasan fasilitas fisik dalam pembelajaran kendali digital serta meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan pendidikan teknik informatika.Kata Kunci: Wokwi, Kendali Digital, Simulasi Berbasis Web, Eksperimen Kuasi, Pembelajaran Teknik Informatika
Copyrights © 2025