Studi ini mempunyai tujuan untuk mengkaji pelaksanaan dari layanan Bimbingan dan Konseling. (BK) di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Karawang dari perspektif guru Bimbingan Konseling dan siswa. Metode riset ini menerapkan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung serta wawancara setengah strterhadap satu orang guru BK dan dua orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Layanan BK telah diimplementasikan secara terstruktur meliputi bimbingan klasikal, kelompok, konseling individu, dan asesmen; (2) Fokus utama layanan adalah konsultasi karier dan perencanaan studi lanjut, sesuai dengan kebutuhan mayoritas siswa yang berencana melanjutkan ke perguruan tinggi; (3) Kolaborasi antara guru BK, wali kelas, guru mata pelajaran, dan orang tua menjadi faktor pendukung utama; (4) Tantangan utama meliputi keterbatasan SDM guru BK yang hanya berjumlah satu orang untuk melayani seluruh siswa, serta masih adanya stigma di kalangan siswa bahwa BK hanya untuk siswa bermasalah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penambahan guru BK dan sosialisasi berkelanjutan tentang peran BK yang sesungguhnya.
Copyrights © 2025