Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal menggunakan True or False game dalam meningkatkan pemahaman peserta didik tentang pelecehan seksual. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan model pre-post eksperimental dan desain one group pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gorontalo sebanyak 23 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket tentang pelecehan seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai pelecehan seksual setelah diberikan layanan bimbingan klasikal. Rata-rata skor pre-test adalah 48,17 dan meningkat menjadi 58,52 pada post-test. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,00, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Dengan demikian, penggunaan True or False game dalam layanan bimbingan klasikal terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pelecehan seksual. Temuan ini mendukung penggunaan media permainan sebagai metode yang kreatif dan interaktif dalam pendidikan bimbingan dan konseling
Copyrights © 2025