Abstrak dibuat dalam dua bahasa, Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi Polres Sleman dalam menanggulangi kejahatan jalanan yang dikenal sebagai klitih di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Klitih sebagai bentuk juvenile delinquency telah menimbulkan keresahan masyarakat akibat sifatnya yang spontan, brutal, dan seringkali tanpa motif jelas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan narasumber kunci (personel Polres Sleman, masyarakat, dan tokoh masyarakat), observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Sleman menjalankan peran strategis melalui pendekatan tiga pilar: preventif (patroli rutin, sosialisasi, program "Ibu Memanggil"), represif (penegakan hukum), dan kolaboratif (kerja sama dengan instansi daerah dan komunitas). Keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada sinergi dengan masyarakat dan lembaga terkait. Kendala utama adalah keterbatasan personel, perlindungan hukum bagi pelaku anak di bawah umur, dan dinamika sosial teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik dan integratif yang memadukan aspek keamanan, hukum, dan sosial merupakan kunci efektivitas penanggulangan klitih.
Copyrights © 2025