Anak usia sekolah belum sepenuhnya mandiri dan masih membutuhkan bimbingan orang dewasa untuk menghindari ancaman seperti kekerasan seksual. Secara global, sekitar 50 juta anak perempuan seksual dan 40 juta anak laki-laki pernah mengalami kekerasan. Di Indonesia tercatat 11.771 kasus, dengan 227 kasus di Provinsi Jambi dan 40 kasus di Kota Jambi pada tahun 2024. Kurangnya pemahaman anak tentang hak atas tubuh membuat mereka lebih rentan terhadap kekerasan seksual. Oleh karena itu, diperlukan media edukatif yang inovatif seperti Lift the Flap Book berbasis audio visual agar anak lebih mudah memahami materi melalui gambar dan suara. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group pada 70 responden yang terbagi menjadi 35 siswa kelompok intervensi dan 35 siswa kelompok kontrol, dipilih melalui teknik purposive sampling . Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada kelompok intervensi (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat pengaruh yang signifikan (p=0,157). Hasil ini membuktikan bahwa media Lift the Flap Book berbasis audio visual efektif meningkatkan pengetahuan anak tentang kekerasan seksual dan dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi interaktif di sekolah dasar.
Copyrights © 2025