Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya
Vol. 1 No. 2 (2024): Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya

PISAAN SEBAGAI WADAH PENANAMAN MORAL DALAM ACARA INTAR TERANG MASYARAKAT PAKUAN RATU

Sanah Riah (Universitas Lampung)
Syifa Athiyyatus Zuhro (Universitas Lampung)
Rahmat Prayogi (Universitas Lampung)
Bambang Riadi (Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2024

Abstract

This research study is used as a forum for instilling values ​​in society. The aim of the research entitled "pisaan as a forum for instilling moral ​​in wedding ceremonies in the Pakuan Ratu community" describes the function and role of pisaan in a society. Apart from being entertainment, Pisaan can also be used as a fun place for moral cultivation and of course has a different impression. This research uses qualitative descriptive research. Apart from being used as entertainment, it is also a place to instill moral values ​​in society. Because pisaan is a form of poetry which always contains advice for the bride. This advice will become a guide or guideline for the bride to make her family harmonious and happy. This piasaan is conveyed by singing. Usually at the intar bright event the pisaan is sung by the grandfather or grandmother from the girl's side as a farewell greeting and to give advice to the bride. Pisaan also serves as an accompaniment to the bride's release to the bridal car to go to the groom's house together with the entourage.   Kajian penelitian ini ialah pisaan sebagai wadah penanaman nilai pada masyarakat. Tujuan penelitian yang berjudul “Pisaan sebagai Wadah Penanaman  Moral dalam Acara  Intar Terang Pamasyarakat Pakuan Ratu” mendeskripsikan fungsi  dan peran pisaan dalam suatu masyarakat. Selain sebagai hiburan pisaan juga dapat digunakan sebagai wadah penanaman moral yang menyenagkan dan tentunya memiliki kesan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan  penelitian deskriptif kualitatif. Selain digunakan sebagai sebuah hiburan pisaan menjadi wadah penanaman niali moral pada masyarakat. Sebab pisaan merupakan bentuk puisi yang isi di dalamnya selalu mengandung nasehat  untuk  mempelai wanita. Nasihat itulah  yang akan menjadi sebuah pegangan atau titian bagi  mempelai wanita agar menjadikan keluarganya harmonis dan bahagia. Piasaan  ini disampaikan dengan cara bernyanyi. Biasanya dalam acara intar terang  pisaan dilantunkan oleh bakas atau atu dari pihak gadis sebagai ucapakn perpisahan serta memberikan nasihat kepada mempelai wanita. Pisaan juga sebagai pengiring  pelepasan mempelai wanita menuju mobil pengantin untuk menuju ke rumah pihak laki-laki bersama di  dengan rombongan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

saka

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Saka Bahasa merupakan jurnal kajian dan penelitian yang berfokus pada pendidikan, bahasa, sastra, dan budaya. Setiap artikel di Saka Bahasa telah melewati proses telaah pustaka dan penyuntingan sehingga memenuhi standar publikasi ilmiah. Saka Bahasa terbit pada bulan Juli dan Desember setiap ...