Dalam suatu Negara kepulauan, peranan pelabuhan sangatlah penting bagi kemaritiman. Terminal Peti Kemas (TPK) Koja beroperasi sejak 1997 sebagai antisipasi terhadap meningkatnya permintaan pelayanan peti kemas pada awal tahun 1990an seiring dengan pesatnya peningkatan aktivitas ekspor dan import di Pelabuhan Tanjung Priok. Berdasarkan statistik, sebesar 90% aktivitas komoditi perdagangan internasional dilakukan melalui pelabuhan laut dan sebesar 65% melalui jalurAsia pasifik. Bidang kegiatan pelabuhan memang sangat luas sekali, meliputi pelayanan terhadap kapal, pelayanan terhadap barang dan masih bnayak lagi jenis pelayanannya. Aktivitas pelayanan di lapangan penumpukan petikemas menjadi kunci dalam peningkatan pelayanan bongkar dan muat kapal, hal ini di karenakan pelayanan di dalam lapangan penumpukan adalah awal dari kegiatan bongkar muat di pelabuhan. Proses pelayanan dilapangan penumpukan peti kemas membuat kinerja operator RTG (Rubber Tyre Gantry), saat mengambil muatan peti kemas terhambat. Kata Kunci : Pelayanan,Kinerja, Rubber Tyre Gantry, Terminal Peti Kemas, Koja
Copyrights © 2022