Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang hak-hak tubuh mereka, mengenali bahaya kekerasan seksual, dan membekali mereka dengan keterampilan cerdas serta kreatif dalam menghadapi atau mencegah situasi yang berisiko. Metode menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif (mixed methods) dengan desain intervensi (pretest-posttest) yang bertujuan untuk memberikan pelatihan sekaligus mengevaluasi perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak, guru, dan orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual. Lokasi pengabdian dilakukan di SDN 4 Sila, Kab. Bima. Subjek pengabdian adalah siswa kelas 1-6 SD serta Guru kelas dan wali murid (orang tua), Adapun uraian tahapan kegiatan yaitu; 1) Survei Awal dan Analisis Kebutuhan, 2) Penyusunan Modul Pelatihan, 3) Sosialisasi dan Persiapan Pelatihan, 4) Pelaksanaan Pelatihan Pendampingan, 5) Monitoring dan Pendampingan Berkelanjutan, 6) Evaluasi Hasil Pelatihan, 6) Pelaporan dan Rekomendasi. Hasil pengabdian menunjukkan Pelatihan ini sukses meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak, guru, serta orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual. Media pembelajaran interaktif dan pendekatan kolaboratif sekolah-rumah terbukti menjadi strategi efektif. Pengurangan stigma sosial memperkuat kelangsungan perlindungan anak.
Copyrights © 2025