Di era globalisasi, keberlanjutan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing dan kelangsungan bisnis, yang tidak hanya diukur dari profitabilitas jangka panjang tetapi juga mencakup aspek sosial dan lingkungan. Sumatera Barat memiliki lebih dari 600.000 UKM sebagai tulang punggung ekonomi, namun sebagian besar masih berorientasi pada laba jangka pendek dan kurang memperhatikan isu lingkungan, padahal tekanan pasar global menuntut praktik bisnis berkelanjutan. Inovasi hijau menjadi solusi penting untuk efisiensi dan tanggung jawab lingkungan, tetapi adopsinya masih rendah. Kepemimpinan kewirausahaan berperan strategis dalam mendorong perubahan, namun memerlukan orientasi keberlanjutan sebagai jembatan menuju kinerja berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kepemimpinan kewirausahaan, inovasi hijau, dan orientasi keberlanjutan terhadap kinerja bisnis berkelanjutan, baik secara langsung maupun melalui hubungan mediasi. Dengan pendekatan kuantitatif berbasis survei pada 130 UKM di Sumatera Barat dan analisis PLS-SEM menggunakan SmartPLS, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan UKM yang berdaya saing dan berorientasi pada keberlanjutan.
Copyrights © 2025