Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan ibu rumah tangga. Kurangnya kesadaran terhadap pola makan sehat menjadi faktor pemicu utama. Dalam Islam, pola makan sehat telah diajarkan sebagai bagian dari menjaga keseimbangan jasmani dan rohani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pola makan sehat berdasarkan perspektif Islam dan melakukan pemeriksaan kelainan metabolisme menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) pada ibu-ibu di Balai Dusun Sumbersono. Sebanyak 31 responden mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang pola makan sehat perspektif Islam sangat tinggi (≥87%), namun praktiknya lebih rendah, dengan hanya 71% makan saat lapar, 67,7% berhenti sebelum kenyang, dan 58,1% menghindari makanan berlebihan. Hal ini menggambarkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan penerapan. Selanjutnya sebanyak 41,9% mengalami hipertensi, 58,1% memiliki kolesterol tinggi, dan 58,1% mengalami hiperurisemia. Edukasi Islamik memberikan motivasi spiritual dalam perubahan gaya hidup. Intervensi ini efektif sebagai upaya preventif berbasis nilai agama dan kesehatan.
Copyrights © 2025