cover
Contact Name
Muhammad cahyoko
Contact Email
mcahyoko@gmail.com
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
mcahyoko@gmail.com
Editorial Address
Taman Pondok Indah Cc-14, Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur, Kode Pos: 60228
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Community Development Diversity
ISSN : -     EISSN : 31096352     DOI : https://doi.org/10.64595/jcdd.1.1.2025
Core Subject : Social,
Journal of Community Development Diversity (JCDD) is an open-access, peer-reviewed journal dedicated to advancing knowledge and practice in the field of community development and diversity. We publish original research articles, reviews, case studies, and critical essays that explore the dynamic aspects of community building, social inclusion, and sustainable development across diverse populations and settings. Our aim is to foster a deeper understanding of community dynamics by encouraging contributions that highlight innovative strategies, policies, and programs that support inclusive, equitable, and resilient communities. By providing a platform for scholars, practitioners, and policymakers, JCDD strives to bridge the gap between research and practice and to promote dialogue that supports positive social change. Key Topics Covered: Community empowerment and capacity building Sustainable and resilient community practices Diversity and inclusion in community development Social equity and justice Community health and well-being Economic and social development Environmental sustainability and climate resilience
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Self Healing Therapy untuk Mengurangi Perilaku Merokok pada Remaja di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya Dewi Masithah; Marselli Widya; Mufidah Sheena Andani Prastini; Dzulfaqor Addibba Robbani; Achmad Agung Takdir Nusantara
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.147

Abstract

Remaja umumnya memiliki pengetahuan yang baik mengenai bahaya rokok, namun hal ini tidak selalu menurunkan perilaku merokok. Tingkat ketergantungan nikotin yang tinggi dapat menurunkan motivasi untuk berhenti, terutama setelah beberapa kali mengalami kegagalan. Self-healing merupakan metode pemulihan diri yang mengandalkan motivasi internal untuk mengatasi stres dan tekanan emosional, yang dapat diterapkan untuk mengurangi perilaku merokok. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya, di mana prevalensi perokok cukup tinggi (43,1%). Tujuan penyuluhan ini adalah memberikan keterampilan self-healing kepada santri remaja untuk membantu mereka mengatasi stres tanpa bergantung pada rokok. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan sesi tanya jawab, serta pengukuran pre-test dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai metode self-healing dengan kenaikan nilai rata-rata sebesar 93,3% pada post-test. Penyuluhan ini juga berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam mempraktikkan teknik self-healing. Kesimpulannya, penyuluhan self-healing therapy efektif dalam mengurangi perilaku merokok pada remaja di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah dan berpotensi menjadi pendekatan yang bermanfaat untuk mengurangi jumlah perokok di kalangan remaja.
Pengenalan Pemeriksaan Penunjang untuk Kelainan Payudara: Deteksi Dini pada Remaja Putri di Pondok Pesantren KH. A. Wahid Hasyim Bangil Utami Ambarsari; Paramita Sari; Regina Ayu Fristiyanti; Nur Sophia Matin; M. Djali Yusup Iskandar; Rizqi Wahyu Romadhon MS
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.148

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum dialami oleh wanita. Kanker payudara telah menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan wanita, dan sebagian besar kasus terdeteksi pada stadium lanjut. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian pada pasien kanker payudara. Selain itu, semakin dini terdeteksi, semakin cepat pula peluang pengobatan muncul, yang pada akhirnya meningkatkan peluang pasien untuk bertahan hidup. Selain itu, hingga saat ini kesadaran perempuan untuk melakukan skrining, baik secara mandiri maupun menggunakan teknologi sebagai penunjang pemeriksaan, masih relatif rendah. Hal ini menjadi landasan untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa “Pengenalan Pemeriksaan Suportif Kelainan Payudara: Deteksi Dini Kanker Payudara pada Remaja Putri di Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim” sebagai langkah awal dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman perempuan mengenai pemeriksaan penunjang klinis yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kelainan payudara. Selain bertujuan untuk menambah pengetahuan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta terhadap risiko kanker payudara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penjelasan materi dan sesi tanya jawab. Pengukuran tingkat pengetahuan peserta dan tingkat keberhasilan pelaksanaan program dinilai melalui pre-test dan post-test yang dilanjutkan dengan analisis kuantitatif. Terdapat persentase peningkatan rata-rata skor pretest dan posttest sebesar 78,75%. Berdasarkan hasil uji Paired T test menunjukkan p-value sebesar 0,00 (p < 0,05). Merujuk pada hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi dengan metode yang dipilih dapat meningkatkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dan hal ini sejalan dengan target luaran yang ditetapkan oleh tim pengabdian kepada masyarakat.
Peningkatan Pemahaman Perilaku Hidup Sehat dengan Berpuasa di Kalangan Remaja di Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah Nanda Fadhilah Witris Salamy; Herdiantri Sufriyana; Siti Nur Hasina; Hanif Ahmad Insantama; Nabila Amaliah; Rosda Rodhiyana
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.149

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai perilaku hidup sehat melalui puasa di Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah, Madura. Penyuluhan dilakukan dengan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR), melibatkan 50 santriwati sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan pengisian kuesioner pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan santri terkait manfaat puasa, dari 18,42% santri dengan penilaian baik sebelum penyuluhan menjadi 52,26% setelahnya. Penurunan juga terlihat pada kategori penilaian kurang, dari 52,63% menjadi 31,57%. Hasil ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif dalam memperbaiki pemahaman santri tentang kesehatan dan perilaku hidup sehat. Puasa Ramadhan, yang merupakan salah satu rukun Islam, tidak hanya memiliki dimensi spiritual tetapi juga berbagai manfaat kesehatan. Selain meningkatkan kesadaran tentang perilaku sehat, puasa dapat membantu dalam pengaturan metabolisme tubuh, memperbaiki fungsi sistem imun, dan menjaga kesehatan mental. Penelitian ini juga mendiskusikan hubungan antara puasa dan perubahan hormon, khususnya kortisol, yang berpengaruh pada keseimbangan fisik dan mental santri. Melalui pendekatan edukasi ini, diharapkan santri dapat menerapkan perilaku hidup sehat yang akan berkontribusi pada kualitas kehidupan mereka. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan disiplin dan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia remaja. Pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis tetapi juga memfasilitasi perubahan perilaku yang positif di kalangan santri, mendukung pembentukan karakter dan kesehatan yang optimal di lingkungan pendidikan pesantren. Penelitian ini merekomendasikan perluasan program edukasi kesehatan serupa di pesantren lain untuk mendukung kesejahteraan remaja secara lebih luas.
Penggunaan Gadget Sehat pada Lansia di Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) di Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya RA. Hani Faradis; Windi Indria Rini; Delivia Putri Manzelina; Elysia Rahmayanti Istiazah; Adimas Insrayana Putra; Zumrotul Farikhah; Nurul Hidayatih
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.150

Abstract

Penggunaan gadget yang tidak sehat dapat berdampak buruk pada kesehatan mata lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilakukan di Sekolah Lansia Tanggung (SELANTANG) di Kecamatan Wonocolo, Surabaya untuk mengidentifikasi praktik terbaik penggunaan gadget yang sehat. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan gadget yang bijak bagi kesehatan mata lansia. Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia, tim pengabdian masyarakat UNUSA telah menyelenggarakan sosialisasi mengenai penggunaan gadget yang sehat di Pondok Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Sebanyak 27 lansia mengikuti program ini. Metode ceramah interaktif dan sesi tanya jawab dipilih untuk menyampaikan materi secara efektif. Untuk mengukur keberhasilan program, dilakukan pre-test dan post-test yang kemudian dianalisis menggunakan uji N-gain score. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai peningkatan pengetahuan para lansia setelah mengikuti program. Hasil analisis N-gain score, diperoleh temuan bahwa 12 orang memperoleh nilai N-gain score > 76%, mengindikasikan bahwa metode penyuluhan yang menggabungkan ceramah interaktif, tanya jawab, dan instrumen pre-test dan post-test sebagai pengukuran tingkat pemahaman secara umum efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta, sebanyak 13 orang dinilai metode tersebut cukup efektif, dan tidak efektif pada 2 orang. Metode ceramah interaktif terbukti cukup efektif meningkatkan pengetahuan peserta penyuluhan tentang penggunaan gadget secara sehat pada kesehatan mata lansia Kecamatan Wonocolo, Surabaya, dibuktikan dengan peningkatan nilai N-gain score pada setiap individu secara umum.
Pelatihan Bebat Bidai untuk Kader Kesehatan Pengungsi di IOM Reza Hery Mahendra Putra; Ainul Rofik; Muhammad Devabrata Setiawan; Mohammad Daffa Okta Baihaqi; Nur Sophia Matin
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.151

Abstract

Kecelakaan merupakan kejadian yang tiba-tiba dan dan tidak bisa diprediksikan sebelumnya. Selain itu, kecelakaan juga bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Salah satu insiden kecelakaan yang memiliki angka kejadian cukup tinggi yakni insiden fraktur ekstremitas bawah, jumlahnya sekitar 46,2% dari insiden kecelakaan yang terjadi. Fraktur merupakan salah satu kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan dengan segera guna menghilangkan ancaman nyawa korban. Fraktur termasuk dalam cedera muskuloskeletal. Penyebab fraktur dapat dibagi menjadi tiga, yaitu cedera traumatik, fraktur patologik, dan secara spontan. Kecelakaan pada sistem muskuloskeletal harus ditangani dengan cepat dan tepat. Jika tidak ditangani dengan cepat akan menimbulkan cedera yang semakin parah dan dapat memicu terjadinya pendarahan. Dampak lain yang terjadi dapat mengakibatkan kelainan bentuk tulang atau kecacatan bahkan kematian. Untuk mencegah terjadinya cedera pada sistem muskuloskeletal dibutuhkan pertolongan balut bidai. Sayangnya, pertolongan balut bidai belum familiar di tengah masyarakat. IOM adalah organisasi antar pemerintah yang terdepan dan berdedikasi untuk mempromosikan migrasi yang berperikemanusiaan dan teratur yang bermanfaat bagi semua. Secara umum, pelatihan yang diberikan untuk kader kesehatan pengungsi di IOM kali ini dapat meningkatkan pemahaman dan skill para kader untuk memberikan bebat bidai. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pretest sebelum materi dan posttest setelah materi menggunakan Google form.  Dari hasil yang didapat, dilakukan uji paired sample T test, secara statistik diperoleh hasil terdapat perbedaan yang signifikan. Dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan pelatihan yang diberikan memberi pengaruh yang bermakna. Kegiatan pelatihan ini telah sejalan dengan konsep Health Belief Model, dimana ditujukan khusus untuk para kader kesehatan pengungsi di IOM.  Merupakan hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa para kader mendapat pelatihan dan pemahaman tentang pertolongan pertama pada insiden fraktur ekstremitas bawah. Diperlukan pengabdian dan pendampingan lebih lanjut agar skill yang telah didapatkan bisa terus terasah, bahkan bisa ditingkatkan oleh para kader kesehatan pengungsi di IOM.
Inovasi Pemberdayaan Masyarakat: Pencegahan Stunting dan Tuberkulosis di Desa Roomo dengan Ikan Laut dan Virgin Coconut Oil Mulyadi; Wiwik Winarningsih; Chilyatiz Zahroh; Hafid Algristian; Mufidah Sheena Andani Prastini; Kunti Fatimah Azzahro; M. Djali Yusup Iskandar Muda
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.152

Abstract

Prevalensi stunting di Jawa Timur pada tahun 2022 mencapai 23,5%, lebih tinggi dari target WHO sebesar 20%. Stunting pada balita berdampak tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit seperti tuberkulosis (TB). Penelitian menunjukkan bahwa balita dengan status gizi stunting berisiko 2,96 kali lebih tinggi terkena TB, sementara balita dengan severely stunting memiliki risiko 8,18 kali lebih tinggi. Di Desa Roomo, Kabupaten Gresik, penanganan stunting dan TB masih terbatas, khususnya terkait pemenuhan gizi seimbang untuk ibu dan anak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan stunting dan TB secara berkelanjutan melalui pemanfaatan modul terapan. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan kader desa, edukasi masyarakat, serta distribusi makanan tambahan (PMT) berbasis ikan laut dan virgin coconut oil (VCO). Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan RS Graha Husada Gresik dan kelompok nelayan Gresik Utara. Hasil menunjukkan adanya peningkatan berat badan anak sebesar 0,5 hingga 1 kg, serta peningkatan pengetahuan kader desa dan masyarakat tentang pencegahan stunting dan TB. Kader yang telah dilatih berhasil menjalankan perannya dalam memantau pemberian PMT dan memberikan edukasi kesehatan. kegiatan ini berhasil meningkatkan status gizi anak dan memberdayakan kader desa dalam mendukung program pencegahan stunting dan TB. Keberlanjutan program ini diharapkan mampu menurunkan prevalensi stunting dan TB di Desa Roomo melalui Posko Tanggap Stunting dan TB Anak yang aktif digunakan untuk pemantauan kesehatan.
Penggunaan Artificial Intelligence untuk Mengurangi Beban Kerja Guru dan Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Guru di SDI Ar-Rahmah Mustofa; Rulyansah, Afib
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.299

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan meningkatnya beban kerja administrasi dan tingkat stres guru yang berdampak pada kesejahteraan psikologis, khususnya di SDI Ar-Rahmah, Sidoarjo. Sekolah ini merupakan lembaga pendidikan yang baru berdiri dan berlokasi di pedesaan, dengan sumber daya guru yang masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi terkini, termasuk Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini merupakan hilirisasi dari penelitian yang dilakukan pada tahun 2022 hingga 2024, yang menunjukkan bahwa mayoritas guru menganggap beban kerja dalam implementasi kurikulum merdeka lebih berat dibanding kurikulum sebelumnya. Oleh karena itu, program pengabdian ini menawarkan solusi melalui pelatihan pemanfaatan All-in-One AI Chatbot App, sebuah aplikasi berbasis AI yang dapat membantu guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan menyelesaikan tugas-tugas administratif lainnya secara lebih efisien. Metode kegiatan mencakup pelatihan langsung, asesmen, dan evaluasi terhadap efektivitas penggunaan AI oleh guru, dengan dukungan partisipatif dari kepala sekolah, yayasan, dan mahasiswa. Hasil pengabdian in melalui pemanfaatan AI, guru dapat menyelesaikan pekerjaan lebih mudah dan cepat serta mengurani tekanan kerja. Hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis. Program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi teknologi di lingkungan sekolah dasar pedesaan dan mendukung transformasi pendidikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga dengan Literasi Keuangan dan Akuntansi Mardiyah Anugraini; Dina Anggraeni Susesti
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.302

Abstract

Rendahnya literasi keuangan di kalangan ibu rumah tangga di pedesaan menjadi salah satu penyebab utama kurang optimalnya pengelolaan keuangan keluarga yang berdampak pada kesejahteraan ekonomi dan stabilitas finansial rumah tangga. Melalui program pengabdian masyarakat ini, dilakukan upaya pemberdayaan ekonomi bagi ibu rumah tangga melalui pelatihan literasi keuangan dan akuntansi sederhana, yang bertujuan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola anggaran rumah tangga, perencanaan keuangan, dan juga pencatatan usaha kecil. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Peterongan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan partisipasi aktif sebanyak 30–50 ibu rumah tangga dari latar belakang sosial dan ekonomi yang beragam. Program ini diterapkan dengan metode sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan penerapan keterampilan yang telah diberikan. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan yang signifikan pada peserta, yang secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan membuka peluang pengembangan usaha mikro. Model pemberdayaan berbasis literasi keuangan dan akuntansi ini diharapkan dapat diadaptasi secara luas oleh komunitas lain sebagai strategi efektif dalam mendukung kemandirian finansial masyarakat desa.
Edukasi Pola Makan Sehat dalam Perspektif Islam dan Pemeriksaan Kesehatan dengan Metode POCT Desa Sumbersono Mojokerto Muhammad Afwan Romdloni; Yauwan Tobing Lukiyono; Muhammad Taufik Hidayat; Hurun Ainun Jamilah; Nurus Saadati Asbachah; Nadira Maulidiatul Kamiliah; Ahmad Danu Ajrullah
Journal of Community Development Diversity Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jcdd.308

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan ibu rumah tangga. Kurangnya kesadaran terhadap pola makan sehat menjadi faktor pemicu utama. Dalam Islam, pola makan sehat telah diajarkan sebagai bagian dari menjaga keseimbangan jasmani dan rohani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pola makan sehat berdasarkan perspektif Islam dan melakukan pemeriksaan kelainan metabolisme menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) pada ibu-ibu di Balai Dusun Sumbersono. Sebanyak 31 responden mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang pola makan sehat perspektif Islam sangat tinggi (≥87%), namun praktiknya lebih rendah, dengan hanya 71% makan saat lapar, 67,7% berhenti sebelum kenyang, dan 58,1% menghindari makanan berlebihan. Hal ini menggambarkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan penerapan. Selanjutnya sebanyak  41,9% mengalami hipertensi, 58,1% memiliki kolesterol tinggi, dan 58,1% mengalami hiperurisemia. Edukasi Islamik memberikan motivasi spiritual dalam perubahan gaya hidup. Intervensi ini efektif sebagai upaya preventif berbasis nilai agama dan kesehatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9