Penelitian ini mengupas tuntas mengenai bentuk-bentuk gangguan berbahasa dan kesulitan dalam komunikasinonverbal yang ditunjukkan oleh tokoh Hendra dalam film My IdiotBrother. Hendra, yang menjadi subjek utama penelitian ini,digunakan sebagai contoh kasus tunggal yang merepresentasikanindividu dewasa dengan gangguan Spektrum Autism Disorder(ASD). Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengenali,mengelompokkan, serta menafsirkan secara rinci gejala-gejalakomunikasi yang dialami Hendra dengan pendekatanpsikolinguistik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatifdeskriptif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Data utamadiperoleh dari pengamatan terhadap adegan interaksi yangdilakukan secara visual dan audio, kemudian dikategorikan kedalam lima aspek psikolinguistik, yaitu kesulitan memahami makna(pragmatik), komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, gangguanujaran, dan masalah dalam artikulasi. Dari hasil analisis, ditemukantotal 27 temuan yang mencerminkan cara komunikasi Hendra.Mayoritas temuan terkait dengan kekurangan pada komunikasinonverbal (24 temuan), seperti ekspresi wajah yang datar, gerakantubuh yang kaku dan berulang, serta kebiasaan menghindari kontakmata saat berinteraksi. Selain itu, ditemukan 2 temuan mengenaikesulitan memahami makna (pragmatik), yaitu ketidakmampuanHendra dalam memahami nuansa emosional dan norma sosial.Terdapat pula 1 temuan yang menunjukkan kemungkinan masalahdalam artikulasi (dugaan kelalaian fonem). Hasil ini secarakeseluruhan menunjukkan bahwa tokoh Hendra memperlihatkanpola komunikasi yang akurat dan kompleks sebagaimana kesulitanklinis ASD pada individu dewasa. Penelitian ini memberikanwawasan mendalam mengenai proses pengolahan bahasa sosial dannonverbal, sehingga berkontribusi signifikan terhadap bidangpsikolinguistik, khususnya dalam analisis gangguan komunikasiyang rumit melalui media film.
Copyrights © 2025