Bendungan Melawi merupakan bendungan tipe urugan zonal dengan inti tegak yang akan difungsikan sebagai dry dam di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat. Dalam perencanaan kemiringan lereng hulu dan hilir, perlu dipastikan keamanan stabilitasnya dan volume kebutuhan material timbunan agar dapat dipastikan ketersediaannya di lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kemiringan lereng terhadap stabilitas dan volume material timbunan menggunakan metode Bishop dengan bantuan Geo-Studio SLOPE/W untuk stabilitas lereng, dengan tiga alternatif kemiringan zona random. Hasil analisis stabilitas dan rembesan menunjukkan bahwa alternatif Bendungan Melawi dengan kemiringan hulu 1:3 dan kemiringan hilir 1:2 adalah alternatif paling aman pada semua kondisi dengan volume kebutuhan material terbanyak dibanding alternatif lainnya, yakni sebesar 2,635,593.594 m3. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan volume material timbunan yang lebih banyak pada lereng yang lebih landai dapat meningkatkan keamanan stabilitas Bendungan Melawi, dimana hal ini menunjukkan hubungan keterkaitan yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut dengan koefisien korelasi sebesar 0,9939 hingga 1.
Copyrights © 2026